Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News


 SURABAYA – Polda Jawa Timur melimpahkan tersangka UF dalam kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang melibatkan oknum Lora di Bangkalan, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan.


Direktur Reserse PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, menjelaskan bahwa status P21 menunjukkan berkas perkara telah memenuhi syarat formal dan material.


“Untuk berkas tersangka UF, Alhamdulillah sudah dinyatakan P21 oleh kejaksaan. Artinya, berkas sudah lengkap,” ujarnya, Senin (6/4/2026).


Pada hari yang sama, penyidik melaksanakan tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Bangkalan.


“Hari ini kami melaksanakan tahap II, yakni penyerahan tersangka UF beserta barang bukti,” tambahnya.


Kombes Ganis menyebutkan, selain UF, terdapat satu tersangka lain berinisial S yang berkasnya masih dalam proses di kejaksaan.


“Untuk tersangka S, saat ini masih menunggu petunjuk dari jaksa. Kami berharap segera dinyatakan P21 agar dapat dilanjutkan ke tahap II,” jelasnya.


Tersangka UF sendiri telah menjalani penahanan di Rutan Polda Jatim selama kurang lebih 117 hari.


Sementara itu, korban dalam kasus ini telah mendapatkan perlindungan dan pendampingan dari lembaga terkait, termasuk melalui koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).


Penyidik juga masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain.


“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” pungkasnya. (*)


 SITUBONDO – Sepak terjang komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sempat meresahkan warga Situbondo akhirnya terhenti. 


Ketiga pemuda yang tak segan melukai korbannya ini sukses diamankan Polres Situbondo Polda Jatim berkat pengembangan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah Kecamatan Jangkar.

 

Pengungkapan kasus ini merupakan kerja keras tim gabungan dari Unit Resmob Timur, Resmob Tengah Satreskrim Polres Situbondo, dan Unit Reskrim Polsek Panji.


Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc. mengatakan bahwa penangkapan komplotan pelaku Curas ini berawal dari penangkapan tersangka Curanmor di wilayah Kecamatan Jangkar pada Jumat (3/4/2026).

 

"Saat anggota kami mengamankan tersangka bernama MRS (21) atas kasus curanmor di Desa Jangkar, kami melakukan interogasi mendalam," kata AKBP Bayu Anuwar, Senin(6/4/26).


Hasil introgasi tersebut lanjut AKBP Bayu Anuwar didapat keterangan bahwa pelaku juga pernah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Jalan Moncel bersama dua rekannya.

 

"Berbekal pengakuan berharga tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat memburu identitas yang dikantongi," kata AKBP Bayu Anuwar.


Di hari yang sama, Polisi berhasil meringkus dua pelaku lainnya, yakni ARH (22) dan IBM (19). 


Ketiga pemuda asal Kecamatan Jangkar ini pun tak berkutik saat digelandang ke Mapolres Situbondo Polda Jatim.

 

Berdasarkan catatan kepolisian, tindak kejahatan ketiga pelaku ini menimpa SP, warga Desa Klampokan, pada Senin dini hari (2/2/2026) silam. 


Saat korban tengah mengendarai Honda Vario 150 sendirian melintasi Jalan Moncel, Desa Juglangan sekira pukul 01.00 WIB, ia tiba-tiba dipepet oleh para pelaku yang berboncengan tiga.

 

Tanpa basa-basi, para pelaku menendang kendaraan korban hingga ia terjatuh. 


Tak berhenti sampai di situ, salah satu pelaku melukai korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. 


Akibat sabetan tersebut, korban mengalami luka di punggung bagian kanan dan kiri. 


Dalam kondisi korban terluka, para pelaku dengan leluasa membawa kabur motor senilai Rp21,5 juta tersebut.

 

Sementara itu Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan, S.H., M.H mengatakan selain keterangan saksi dan rekaman CCTV, bukti yang dikantongi Polisi sangat kuat. 


Polisi berhasil mencocokkan sarung celurit dan sebuah sandal sebelah kiri milik pelaku Ragil yang sempat tertinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 


"Kami juga mengamankan celurit yang disembunyikan di rumah pelaku, baju korban yang sobek, serta hasil visum," tegas Kasat Reskrim.

 

Kini, ketiga tersangka harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

 

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu ekstra waspada, terutama ketika berkendara di malam hari atau melintasi kawasan yang sepi. 


Apabila masyarakat melihat adanya gerak-gerik mencurigakan, menjadi korban kejahatan, atau berada dalam kondisi darurat lainnya, jangan ragu untuk segera menghubungi layanan Call Center Kepolisian di nomor 110. 


"Layanan ini bebas pulsa dan siap siaga 24 jam untuk merespons laporan warga," pungkasnya. (*)


 Jakarta – Di tengah ketatnya persaingan 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum dalam ajang KASAL Cup V 2026, seorang anggota Polri berhasil mencuri perhatian dengan meraih medali emas. Ia adalah Bripda Petra Julio Alexandro Sihombing, personel Subdit Cakal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.


Kejuaraan Nasional karate bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han Secara Langsung Membuka kejuaraan KASAL CUP V Tahun 2026. Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 POMAL. Kejuaraan tersebut dilaksanakan pada 4–5 April 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.


Di balik keberhasilan meraih medali emas kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -60 Kg Putra, terdapat keseharian yang penuh disiplin dan tanggung jawab. Bripda Petra bukan hanya seorang atlet, tetapi juga handler K9 “Alma”, satwa Polri yang memiliki kemampuan deteksi bahan peledak (handak).


Setiap hari, Bripda Petra memulai tugas dengan memastikan kondisi kesehatan Alma, memberikan pakan, menjaga kebersihan kandang, serta melaksanakan latihan rutin untuk mempertajam kemampuan deteksi. Dalam pelaksanaan tugas operasional, ia memastikan Alma selalu dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung pengamanan maupun penanganan situasi berisiko tinggi.


Ikatan antara handler dan satwa menjadi fondasi utama keberhasilan. Ketelitian, kesabaran, serta konsistensi latihan menjadikan Alma sebagai K9 yang andal, sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan presisi.


Selain Bripda Petra, prestasi juga diraih oleh rekan satuannya, Bripda Salma Aulia, yang berhasil meraih medali perunggu pada kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -68 Kg Putri.


Keberhasilan ini menegaskan bahwa personel Polri mampu menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas operasional dan pengembangan kapasitas diri. Disiplin yang dibangun dalam keseharian menjadi modal utama dalam meraih prestasi di berbagai bidang.


Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. Mulya Hasudungan Ritonga, M.Si. menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Polri melalui fungsi Korsabhara akan terus berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia unggul serta kesiapsiagaan operasional, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kakorsabhara dalam keterangannya. 


“Yang satu mahir deteksi bom, yang satu jago karate,” ujarnya.


Pernyataan tersebut mencerminkan sosok personel Polri yang tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga berprestasi sebagai individu.


Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri berjalan selaras antara peningkatan kemampuan operasional dan pengembangan potensi personel. Polri akan terus mendorong lahirnya anggota yang tangguh, berprestasi, serta siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 


JEMBER – Polres Jember Polda Jatim menggelar layanan pengamanan kegiatan Haul Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid yang berlangsung di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember mulai Sabtu (4/4/26) hingga Minggu (5/4/26).

 

Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kawasan Tanggul untuk mengikuti haul ulama kharismatik, Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid.

 

Momentum religius tahunan ini menjadi salah satu agenda besar yang selalu menarik kehadiran masyarakat dalam jumlah besar.

 

Dalam pelaksanaan pengamanan, Polres Jember Polda Jatim menerjunkan ratusan personel yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur kedatangan jamaah, lokasi parkir, hingga area utama kegiatan.

 

Pengamanan juga melibatkan unsur lintas sektor termasuk pemerintah daerah, serta relawan dari ormas setempat.

 

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.

 

“Polres Jember bersama seluruh unsur terkait melakukan pengamanan secara maksimal agar para jamaah dapat mengikuti rangkaian kegiatan haul dengan khusyuk, aman, dan tertib,” ujarnya.

 

Selain pengamanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas serta memberikan imbauan kepada para jamaah untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

 

Dengan pengamanan yang terkoordinasi, rangkaian Haul Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid di Tanggul diharapkan dapat berjalan lancar serta semakin mempererat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah masyarakat.

 

Sementara itu Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata mengatakan, untuk memperlancar arus lalu lintas, pola - pola pengaturan juga dilakukan dengan mengalihkan jalur khusus kendaraan besar. 

 

"Untuk kendaraan roda 6 atau lebih yang dari Jember menuju Surabaya, kami sudah siapkan jalur pertigaan Kasian belok kiri arah Balung," ujarnya. 

 


BANYUWANGI – Sejumlah sopir logistik memuji upaya Polisi di Banyuwangi yang mengatur antrian kendaraan yang akan menyeberang ke Gilimanuk dari Ketapang Banyuwangi.

 

Pasalnya, berkat skema pengaturan yang terintegrasi ini, jalur utama Situbondo-Banyuwangi kini kembali berfungsi normal.

 

Koordinator lintas asosiasi sopir logistik Indonesia, Slamet Barokah menyebut, upaya petugas layak diacungi jempol.

 

Menurutnya, Polisi tetap mampu bersikap humanis meski menghadapi ratusan sopir yang kelelahan.

 

Ia mengatakan, pola - pola petugas dari Polresta Banyuwangi itu memberikan kenyamanan bagi para pengemudi maupun warga lokal yang melintas.

 

"Selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan melintas dengan aman bahkan tercatat tanpa kecelakaan," ungkap Slamet di buffer zone Bulusan, Minggu (5/4/26).

 

Begitu pula Koordinator Gerakan Alianza Pengemudi Indonesia Bersatu, Darmawan juga mengatakan upaya intensif personel Polresta Banyuwangi Polda Jatim dalam mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan ASDP Ketapang kini membuahkan hasil nyata.

 

"Kami dari jajaran lintas komunitas sopir mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolresta dan jajarannya, khususnya Satlantas Polresta Banyuwangi yang sudah bahu membahu yang mana sangat bekerja secara maksimal, siang malam mengurai kemacetan,"ujarnya.

 

Sementara itu, pantauan terkini di lapangan menunjukkan arus kendaraan, khususnya kendaraan pribadi dan roda dua, telah mengalir dengan lancar dan tertib.

 

Meskipun situasi sudah mulai melandai, kesiapsiagaan anggota Polri tidak kendor.

 

Sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas kelancaran di jalur utama, Polresta Banyuwangi Polda Jatim tetap memberlakukan skema pengaturan khusus bagi kendaraan bertonase besar.

 

Kendaraan-kendaraan besar tersebut diarahkan untuk tetap memasuki kantong parkir atau buffer zone di wilayah Bulusan guna menghindari potensi sumbatan baru di area pintu masuk pelabuhan.

 

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan mencairkan arus ini merupakan hasil dari manajemen traffic yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh jajarannya di lapangan.

 

"Alhamdulillah, berkat kerja keras personel di lapangan, saat ini arus menuju ASDP Ketapang sudah kembali lancar," ungkap Kombes Rofiq.

 

Ia menekankan fokus sekarang adalah mempertahankan kelancaran ini dengan mengatur ritme masuknya kendaraan besar.

 

Melalui optimalisasi buffer zone di Bulusan,Kombes Rofiq juga memastikan volume kendaraan yang masuk ke area pelabuhan tetap seimbang dengan kapasitas dermaga, sehingga tidak terjadi penumpukan di badan jalan.

 

Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa kehadiran anggota di titik-titik penyekatan dan kantong parkir tetap menjadi prioritas hingga situasi benar-benar normal sepenuhnya.

 

"Kami tetap menyiagakan personel untuk mendampingi saudara-saudara kita para pengemudi kendaraan besar di kantong parkir. Kami ingin memastikan semua merasa aman dan terlayani dengan baik," terang Kombes Rofiq.

 

Ia mengimbau kepada pengguna jalan lainnya, untuk melanjutkan perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.

 

"Terima kasih atas kerja sama dan kesabaran seluruh masyarakat selama proses penguraian arus ini," pungkasnya.

 


Jayapura — Setelah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama kurang lebih 7 (tujuh) tahun, tersangka Pulan Wonda alias Kamenak kini menjalani proses hukum lanjutan di Jayapura. Tersangka sebelumnya diamankan dalam operasi penindakan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

 

Pada Sabtu (4/4/2026), tersangka dipindahkan ke Jayapura dan tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 10.25 WIT dengan pengawalan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.

 

Proses pemindahan dilakukan sesuai standar operasional prosedur, dengan pengawalan ketat serta tetap memperhatikan hak-hak tersangka, termasuk pendampingan oleh pihak keluarga.

 

Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, S.I.K. saat ditemui media pada Sabtu (4/4) menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemindahan dilaksanakan secara terukur dan sesuai ketentuan.

 

“Proses pemindahan tersangka berlangsung aman dan sesuai prosedur. Pengawalan dilakukan secara ketat, serta seluruh tahapan dijalankan secara profesional dan transparan, dengan tetap memenuhi hak-hak tersangka, termasuk pendampingan keluarga,” ujarnya.

 

Setibanya di Jayapura, tersangka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Jayapura untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari prosedur penanganan.

 

Menurut AKBP Andria, langkah tersebut merupakan bagian dari standar penegakan hukum yang tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan.

 

“Setibanya di Jayapura, tersangka langsung menjalani pemeriksaan medis. Ini menunjukkan bahwa penanganan dilakukan secara menyeluruh, dengan tetap memperhatikan kondisi dan keselamatan yang bersangkutan,” jelasnya.

 

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penindakan hingga penanganan tersangka dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Seluruh proses, mulai dari penangkapan hingga pemindahan, dilaksanakan secara profesional dan sesuai prosedur. Kami memastikan setiap tahapan berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menambahkan bahwa proses penyidikan akan terus dikembangkan oleh tim investigasi.

 

“Penyidikan masih berjalan dan akan terus dikembangkan untuk mendalami peran tersangka serta kemungkinan keterlibatan pihak lain, sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

 

Saat ini, tersangka tengah menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Subsatgas Investigasi. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan pengungkapan perkara secara menyeluruh dan objektif.

 

AKBP Andria juga menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas.

 

“Ke depan, tersangka akan menjalani BAP dan proses penyidikan akan terus dikembangkan. Fokusnya adalah memastikan setiap tahapan berjalan objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum,” pungkasnya.

 

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menyatakan bahwa seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.


 Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar. Hal ini ditandai dengan kelancaran arus lalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta meningkatnya pergerakan penumpang di berbagai moda transportasi.


Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 31,19 persen, sementara korban luka berat turun 13,8 persen. Namun demikian, korban luka ringan tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen.


Volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 3.255.002 unit atau meningkat 18,43 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta tercatat sebanyak 2.989.931 unit atau naik 10,79 persen. Dari total proyeksi, sekitar 7,7 persen kendaraan belum keluar Jakarta dan 11,9 persen belum kembali masuk ke ibu kota.


Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, antara lain pengalihan arus sebanyak 205 kali, contra flow 39 kali, one way lokal 39 kali, serta one way nasional sebanyak dua kali.


Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan di seluruh moda transportasi, yakni terminal naik 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, bandara 6,99 persen, dan pelabuhan 15,51 persen.


Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.


“Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujarnya.


Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, penambahan armada, program mudik gratis, kebijakan work from anywhere (WFA), serta pengaturan lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).


Pengamanan mudik tahun ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.928 personel Polri, 13.788 personel TNI, dan 58.327 personel dari instansi lainnya. Mereka berhasil mengamankan 185.608 objek pengamanan di seluruh Indonesia.


Polri juga memaksimalkan penggunaan teknologi berbasis data real-time melalui command center, didukung oleh ETLE Drone Patrol Presisi, Traffic Accident Analysis (TAA), serta Road Accident Rescue (RAR) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan.


Berbagai inovasi pelayanan publik turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang diikuti oleh 29.009 pemudik dengan dukungan 646 bus, 9 kapal, serta armada lainnya. Selain itu, terdapat layanan seperti tim urai, public address, Motor Senyum di Polda Jabar, valet ride dan SI Polan di Polda Jateng, serta aplikasi Siger di Polda Lampung.


Sentimen masyarakat terhadap pelayanan mudik tahun ini juga didominasi respons positif, baik di media online maupun media sosial. Petugas di lapangan dinilai aktif mengurai kepadatan di titik-titik krusial serta mengedepankan pendekatan humanis dalam membantu para pemudik.


Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.


“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat. Ke depan, Polri akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan berbasis teknologi,” tutupnya.