TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
‹
›
Shooting
Pilihan Pembaca
Racing
Postingan Populer
News
NGAWI – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis.
Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan Warung Kompas Presisi (Komunikasi Polisi dengan Masyarakat) yang digelar setiap Jumat di kawasan Alun-Alun Ngawi mulai pukul 12.30 hingga 13.30 WIB.
Melalui warung Kompas ini, Polres Ngawi Polda Jatim hadir langsung untuk menyapa dan berkomunikasi dengan masyarakat sekaligus membagikan makanan dan minuman secara gratis.
Keberadaan warung Kompas Polres Ngawi disambut antusias oleh masyarakat, terlebih mereka yang baru melaksanakan sholat Jumat di kawasan alun - alun.
Dipimpin Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara Polisi dan masyarakat.
Warga tidak hanya menerima makanan dan minuman, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyosialisasikan layanan Call Center Polisi 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan maupun menyampaikan laporan kepada kepolisian.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Warung Kompas Presisi merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami ingin Polisi tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan penanganan masalah, tetapi juga hadir untuk mendengar, menyapa dan membangun komunikasi secara langsung, " ujar AKBP Prayoga, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara langsung akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Aspirasi dan informasi yang disampaikan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang ada di lingkungan masing-masing dan Polres Ngawi akan terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, humanis dan responsif,” pungkas AKBP Prayoga.
Melalui Warung Kompas Presisi, Polres Ngawi berharap tercipta hubungan yang semakin dekat antara Polisi dan masyarakat, sehingga terbangun sinergi bersama dalam menjaga keamanan serta mewujudkan Kabupaten Ngawi yang aman, nyaman dan kondusif. (*)
BOJONEGORO - Polres Bojonegoro Polda Jatim melalui Polsek Ngambon menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Bondol, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (7/8/2026).
Sebanyak satu truk tangki berkapasitas 8.000 liter air bersih tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Yeni Diarty melalui Kapolsek Ngambon AKP M. Tohir mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekurangan air bersih akibat musim kemarau.
"Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan sedikit meringankan beban warga selama musim kemarau," ujar AKP M. Tohir.
Salah seorang warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan Polsek Ngambon.
Menurutnya, pasokan air sangat dibutuhkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih saat kondisi kemarau membuat ketersediaan air semakin terbatas.
"Bantuan ini sangat membantu, terutama saat musim kemarau seperti sekarang dan kami sangat berterima kasih kepada Polsek Ngambon Polres Bojonegoro atas bantuan air bersih yang sangat kami butuhkan untuk keperluan sehari-hari," ungkapnya.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Bojonegoro Polda Jatim dan jajarannya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat serta memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan warga di wilayah hukumnya. (*)
GRESIK - Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Polres Gresik Polda Jatim.
Kali ini melalui Satuan Lalu Lintas ( Satlantas) Polres Gresik Polda Jatim menggelar kegiatan rutin Jumat Berkah dan Berbagi.
Pada kegiatan tersebut, anggota Satlantas Polres Gresik berbagi puluhan paket nasi kepada masyarakat, mulai dari pekerja jalanan, pengemudi ojek, hingga para pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Gresik.
Kegiatan yang dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas bersama personel Satlantas mengawali pembagian paket nasi dari Jalan Veteran menuju kawasan Awikoen, dilanjutkan menyusuri Jalan Panglima Soedirman, dan berakhir di depan Rumah Sakit Petrokimia Gresik.
Aksi berbagi ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga.
Kehadiran personel Satlantas di tengah aktivitas masyarakat pun disambut hangat oleh para penerima manfaat.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengatakan kegiatan Jumat Berkah Berbagi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
"Semoga apa yang kami bagikan hari ini bisa menjadi penyemangat, membawa manfaat, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang menerima," ujar AKP Nur Arifin, Jumat (7/8/2026).
Ia menambahkan, berbagi tidak harus menunggu memiliki kelebihan. Menurutnya, kepedulian sekecil apa pun dapat memberikan arti besar bagi orang lain.
"Karena berbagi tidak harus menunggu berlebih. Kadang, satu bungkus nasi saja sudah cukup untuk membuat hari seseorang menjadi lebih baik," tuturnya.
Melalui program Jumat Berkah Berbagi, Satlantas Polres Gresik Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi sosial yang membawa manfaat bagi sesama. (*)
MALANG KOTA – Polresta Malang Kota Polda Jatim kembali memperkuat komitmen pelayanan publik melalui kegiatan Bakti Kesehatan (Bakkes) dan makan bersama masyarakat di halaman apel Polresta Malang Kota, Jumat (7/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dari Seksi Dokkes Polresta Malang Kota, namun juga makan gratis.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo melalui Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin mengungkapkan sejak pukul 08.05 WIB, masyarakat umum berdatangan di antaranya pengemudi ojek online (ojol), relawan, mahasiswa, komunitas, serta warga Kota Malang.
Berbagai hidangan disediakan untuk masyarakat, mulai dari bubur ayam, soto ayam, pecel, rawon, hingga air mineral.
Saat dilokasi tampak Masyarakat dan anggota kepolisian berinteraksi, sekaligus memperkuat silaturahmi dan soliditas antara Polri dengan berbagai kelompok masyarakat.
Ipda Lukman mengatakan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting karena keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun hanya oleh kepolisian.
"Ruang seperti ini penting untuk membangun komunikasi, memperkuat sinergi, dan menjaga hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat," kata Ipda Lukman.
Menurut Ipda Lukman, pelayanan kesehatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus mendapatkan perhatian kesehatan dasar tanpa dipungut biaya.
Aspek kesehatan sengaja dihadirkan agar manfaat yang diterima masyarakat dapat memberikan manfaat sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan.
Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah dalam suasana informal, keluhan maupun masukan untuk Polresta Malang Kota melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami terbuka terhadap kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat. Semua itu menjadi bahan evaluasi agar pelayanan ke depan semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Kehadiran pengemudi ojol, relawan, mahasiswa, komunitas, serta warga dari berbagai unsur menunjukkan bahwa kegiatan sosial tersebut menjadi ruang pertemuan lintas elemen masyarakat.
Polresta Malang Kota berharap interaksi langsung semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pendekatan preventif dan humanis dalam menjaga kondusivitas Kota Malang. (*)
LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim terus menghadirkan inovasi pelayanan kepada masyarakat melalui program Jumat Layanan “Srikandi Care (Caring, Active, Responsive, Empathetic)” yang digagas Kapolres Lamongan,AKBP Adhytiawarman Gautama Putra dan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.
Dalam program tersebut, personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Lamongan Polda Jatim diterjunkan ke sejumlah masjid untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Sholat Jum'at.
Kegiatan yang dilakukan meliputi pengaturan arus lalu lintas di depan masjid, membantu penyeberangan jamaah, serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Kehadiran para Polwan di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah, sekaligus meminimalisir potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.
Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D. melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd menyampaikan bahwa Program Jum'at Layanan Srikandi Care merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang menjadi program Polres Lamongan Polda Jatim.
"Program Jum'at Layanan Srikandi merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan untuk selalu menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif di tengah masyarakat," kata Ipda Hamzaid, Jumat (7/8/2026).
Melalui program ini, Polres Lamongan Polda Jatim berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)
JAKARTA – Polri menegaskan komitmennya untuk menjalankan setiap proses pemeriksaan terhadap personel secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum serta peraturan yang berlaku. Komitmen tersebut sejalan dengan perhatian publik terhadap informasi mengenai Kapolresta Banda Aceh bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh yang dibawa ke Jakarta oleh tim Mabes Polri.
Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Jhonny Edison Isir menegaskan bahwa setiap informasi yang berkembang akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku serta mengedepankan asas profesionalitas, akuntabilitas, dan praduga tak bersalah.
"Setiap proses yang dilakukan Polri terhadap personel merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan penegakan aturan di lingkungan internal. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Jhonny Edison Isir.
Ia menjelaskan, proses yang saat ini berjalan merupakan tindak lanjut atas informasi dan partisipasi masyarakat yang disampaikan kepada Polri. Menurutnya, setiap laporan maupun informasi yang diterima dari masyarakat akan ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bentuk respons atas kepercayaan masyarakat kepada Polri.
"Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Setiap informasi yang disampaikan akan kami respons secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada," ujarnya.
Sebelumnya, beredar informasi mengenai dibawanya Kapolresta Banda Aceh bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh ke Jakarta oleh tim Mabes Polri pada Rabu (5/8).
Jhonny Edison Isir menegaskan bahwa Polri mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik agar tidak mengganggu proses yang sedang berlangsung maupun menimbulkan kesimpangsiuran informasi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan informasi maupun laporan merupakan wujud kepedulian dan harapan agar Polri semakin profesional, semakin akuntabel, serta semakin dipercaya oleh masyarakat. Polri memandang hal tersebut sebagai bentuk kemitraan yang positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Polri juga menilai hubungan antara masyarakat dan kepolisian merupakan kemitraan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat akuntabilitas penegakan hukum. Oleh karena itu, setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan diperlakukan secara serius, profesional, dan proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.
"Polri akan memberikan penjelasan kepada masyarakat pada waktu yang tepat sesuai perkembangan proses yang berlangsung dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari Polri serta tidak berspekulasi terhadap informasi yang belum terverifikasi," ujarnya.
Polri juga memastikan perkembangan penanganan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat apabila telah memenuhi ketentuan untuk dipublikasikan. Perkembangan penanganan perkara akan terus diperbarui dan disampaikan langsung oleh satuan yang menangani proses tersebut sesuai dengan tahapan yang berlaku. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi.
"Kami berkomitmen menyampaikan setiap perkembangan yang dapat diinformasikan kepada publik secara resmi. Transparansi merupakan bagian dari upaya Polri menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," tutupnya.
Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri dialog bersama jajaran Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Kantor Sekretariat Bersama KBPBI, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi serikat pekerja terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolri menerima pemaparan mengenai sejumlah substansi yang dinilai menjadi perhatian utama kalangan buruh. Ia menegaskan bahwa Polri siap mendukung terciptanya komunikasi yang konstruktif agar proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan berjalan dengan baik melalui mekanisme dialog dan musyawarah.
Kapolri menyampaikan bahwa aspirasi para pekerja merupakan bagian penting yang perlu dipahami dalam proses penyusunan regulasi, sehingga menghasilkan kebijakan yang mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menghadirkan keseimbangan antara kepentingan pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
“Kami akan membantu menjadi jembatan untuk menyampaikan poin-poin yang diharapkan dapat diselesaikan bersama oleh rekan-rekan buruh dengan tim di DPR, sehingga revisi undang-undang ini dapat menghasilkan keseimbangan antara teman-teman pengusaha, teman-teman buruh, serta peran pengawas agar keseimbangan tersebut tetap terjaga,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan perlu dikawal melalui jalur diplomasi dan dialog agar seluruh aspirasi dapat tersampaikan secara efektif. Namun demikian, ia memahami apabila para pekerja juga melakukan pengawalan terhadap proses legislasi sesuai dengan hak konstitusional yang dimiliki.
Kapolri mengingatkan agar setiap bentuk penyampaian aspirasi tetap dilaksanakan secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga tidak mengganggu keamanan maupun ketertiban masyarakat.
“Saya selalu ingatkan, tolong laksanakan semuanya secara terukur dan jaga ketertiban. Kita ingin Indonesia tetap terjaga, cita-cita kita bersama terus berjalan, dan bagaimana kita mendorong Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai,” kata Kapolri.
Lebih lanjut, Kapolri berharap pembahasan RUU Ketenagakerjaan mampu menghasilkan regulasi yang memberikan perlindungan bagi pekerja sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing. Dengan demikian, hubungan industrial di Indonesia dapat semakin harmonis dan mendukung peningkatan daya saing nasional di tingkat global.
“Mari kita kawal bersama-sama sehingga perjuangan teman-teman buruh betul-betul dapat terlaksana dengan baik, lancar, aman, dan tertib tanpa ada hal ataupun kerusuhan yang justru mencederai apa yang menjadi perjuangan teman-teman buruh,” tutup Kapolri.
Langganan:
Postingan (Atom)