Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News


 NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, melaksanakan pengecekan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ngawi 1 yang berada di Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Selasa (20/1/2026)


Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan SPPG Polres Ngawi beroperasi dengan baik serta berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi meninjau langsung sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas, serta proses pengelolaan pemenuhan gizi.


AKBP Prayoga Angga menegaskan bahwa keberadaan SPPG Polres Ngawi memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi yang sehat dan berkualitas, khususnya bagi penerima manfaat. 


Oleh karena itu, pengelolaan SPPG harus dilakukan secara profesional, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


AKBP Prayoga Angga Widyatama menyatakan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan dan perhatian pimpinan agar SPPG Polri dapat berjalan optimal. 


“SPPG harus dikelola dengan baik dan sesuai SOP, sehingga mampu memberikan pelayanan pemenuhan gizi yang higienis, aman, dan berkualitas bagi penerima manfaat,” tegasnya pada Selasa ( 20/1/2026).


Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan internal, khususnya dalam aspek pemenuhan gizi.


Hal ini, sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal MBG (Makan bergizi Gratis) bagi masyarakat penerima manfaat dari SPPG Polres Ngawi. (*)


 TANJUNG PERAK - Keberhasilan pengamanan dan kelancaran arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di gerbang laut Jawa Timur, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim mendapat apresiasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3.


Apresiasi itu ditandai dengan pemberian piagam penghargaan  yang diterima langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, di Mapolres Tanjungperak Polda Jatim, Senin (19/1/26).


Penghargaan yang diberikan oleh General Manager (GM) Kalimas dan Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya tersebut sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan kolaborasi luar biasa Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam menjaga kondusivitas serta mengawal operasional angkutan penumpang selama masa puncaknya.


GM Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya mengatakan pemberian penghargaan ini menjadi simbol ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras personel kepolisian yang memastikan ribuan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak aman, lancar dan tertib.


"Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian pelayanan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak berjalan aman dan tertib, juga berkat kerja keras rekan - rekan kepolisian," ungkap Ana Adiliya.


Menurut Ana yang didampingi Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, sinergi solid antara Polres Pelabuhan Tanjungperak, Pelindo, dan seluruh stakeholder adalah kunci utama terwujudnya arus mudik libur Nataru 2025 aman dan lancar.


Ana Adiliya menyebut, berdasarkan data evaluasi periode Nataru kali ini mencatatkan tren positif. 


Jumlah penumpang yang naik dan turun melalui Terminal GSN mencapai 117.702 jiwa, atau naik 2,16 persen dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 115.210 jiwa. 


Kenaikan ini menjadi sinyal makin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut.


Puncak kepadatan terjadi pada 22 Desember 2025 untuk arus berangkat (4.910 jiwa) dan 28 Desember 2025 untuk arus kedatangan (5.086 jiwa). 


Rute Makassar masih menjadi primadona dengan total 14.857 penumpang. Sementara itu, untuk operator kapal, PT Dharma Lautan Utama (DLU) mendominasi dengan melayani 59,46 persen dari total penumpang.


GM Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa mengatakan, selama 22 hari masa operasi Posko Terpadu (18 Desember 2025 – 8 Januari 2026), keterlibatan personel Polres Pelabuhan Tanjungperak dianggap sangat krusial, terutama dalam pengaturan massa di titik-titik krusial dan pemisahan zona operasional antara penumpang dan logistik.


"Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi lintas instansi, mulai dari KSOP, TNI AL, Distrik Navigasi, hingga jajaran Polri. Kolaborasi ini memastikan layanan publik tetap prima meski terjadi lonjakan penumpang," pungkas Ana. 


Sementara itu Kapolres Pelabuhan Tanjungperak menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. 


Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus memberikan rasa aman di wilayah obyek vital nasional tersebut.


"Kami menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pelindo. Namun, bagi kami, memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di objek vital seperti pelabuhan, sudah menjadi tugas dan kewajiban kepolisian," ujarnya. (*)


 Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi memutus perkara Nomor 223/PUU-XXIII/2025 terkait permohonan pengujian materiil terhadap Pasal 19 ayat (2), (3), dan (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut digelar pada Senin (19/1/2026) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Konstitusi bersama delapan hakim konstitusi lainnya.


Permohonan uji materi ini diajukan oleh dua pemohon, yakni Zico Leonard Djagardo Simanjuntak, SH sebagai Pemohon I dan Zidane Azharian Kemalpasha sebagai Pemohon II. Para pemohon pada pokoknya mempersoalkan aturan mengenai penempatan anggota Polri pada jabatan ASN di luar institusi kepolisian tanpa kewajiban mengundurkan diri atau pensiun.


Dalam persidangan, pihak terkait dari Kepolisian Negara Republik Indonesia diwakili oleh tim kuasa hukum Polri yang terdiri dari BJP Veris Septiansyah, KBP Dandy Ario Yustiawan, IPDA Brandon Ridle Julio Tumanduk, serta IPDA Jerico Rizaldi Silitonga.


Setelah mendengarkan keterangan para pihak serta mempertimbangkan aspek hukum yang ada, Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan menolak permohonan yang diajukan para pemohon.


Dalam amar putusannya, MK menyatakan permohonan Pemohon II tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard), sementara permohonan Pemohon I ditolak untuk seluruhnya.


Menanggapi putusan tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa Polri menghormati sepenuhnya keputusan Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga peradilan tertinggi dalam pengujian undang-undang.


“Polri menghormati sepenuhnya keputusan Mahkamah Konstitusi” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.


Menurutnya, putusan MK ini juga memberikan kepastian hukum terkait mekanisme penempatan anggota Polri pada jabatan tertentu di luar institusi kepolisian.


“Keputusan ini memberikan kepastian hukum sehingga komitmen Polri untuk dapat menjalankan tugas secara profesional, prosedural, akuntabel dan sesuai dengan peraturan yang berlaku” tambah Karo Penmas.


Sidang pembacaan putusan sendiri berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 13.50 WIB dengan tertib. Dengan ditolaknya permohonan tersebut, maka ketentuan yang mengatur mengenai jabatan ASN tertentu yang dapat diisi oleh anggota Polri tetap dinyatakan berlaku.


Putusan ini sekaligus mengakhiri proses uji materi yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik terkait polemik rangkap jabatan anggota Polri di berbagai lembaga negara.


 JEMBER – Demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan turun langsung memimpin patroli malam bersama personel Polres Jember, Minggu malam (18/2/2026).


Patroli ini digelar sebagai langkah preventif, khususnya di tengah adanya kegiatan latihan bersama salah satu perguruan silat yang berlangsung di wilayah Kabupaten Jember. 


"Wujudkan keamanan dan kenyamanan warga adalah komitmen tegas Polres Jember," ujar Kompol Fery di sela pimpin patroli.


Ia menegaskan, kehadiran Polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.


"Patroli rutin yang ditingkatkan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk tindakan yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan," terang Kompol Fery.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Jember Ipda M. Zazim menjelaskan bahwa patroli malam ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jember Polda Jatim dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat. 


“Kami melakukan patroli secara humanis dan dialogis, sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.


Dengan kehadiran langsung pimpinan dan personel Polres Jember Polda Jatim di lapangan, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta situasi kamtibmas di Kabupaten Jember tetap terjaga kondusif. (*)


 KOTA PASURUAN - Pekan pertama menjabat sebagai Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si langsung melaksanakan silaturahmi dimulai dari unsur forum koordinasi pimpinan daerah ( Forkopimda).


Kali ini mantan Kapolres Blitar Kota itu berkunjung ke kediaman Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.Tp., M.Si. di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Senin (19/01/2026). 


AKBP Titus Yudho Uly mengungkapkan, pertemuan yang berlangsung hangat itu sebagai upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan Pemerintah Kota Pasuruan.


AKBP Titus juga menyampaikan, silaturahmi tersebut menegaskan komitmen kedua institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pasuruan.


"Kegiatan ini menjadi langkah awal saya sebagai Kapolres Pasuruan Kota dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang output nya kondusifitas kamtibmas di Kota Pasuruan dapat terwujud dan terpelihara," kata AKBP Titus di sela kunjungannya.


Didampingi Wakapolres Pasuruan Kota serta Para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan Kota, kehadiran jajaran pimpinan Polres Pasuruan Kota Polda Jatim  ini menunjukkan untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.


Dalam kesempatan itu, AKBP Titus Yudho Uly menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah merupakan kunci penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


"Kami siap meneruskan berbagai program kamtibmas yang telah berjalan dengan baik sebelumnya," tegasnya.


Ia menyoroti pentingnya koordinasi intensif dalam menangani dinamika sosial masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota Polda Jatim.


Menurutnya, kerja sama yang solid akan memperkuat langkah strategis dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.


“Sebagai pejabat baru di wilayah Kota Pasuruan, tentu dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kota Pasuruan sangat penting," ujar AKBP Titus.


Ia juga menyatakan tetap komitmen dalam penanganan kasus-kasus yang menjadi atensi, demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.


Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.Tp., M.Si., menyambut positif silaturahmi tersebut dan memberikan apresiasi atas langkah cepat Kapolres dalam membangun kemitraan. 


Ia menekankan bahwa sinergi pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting dalam menunjang pelayanan publik dan pembangunan kota.


“Kami menyambut baik silaturahmi ini dan atas nama pribadi serta Pemerintah Kota Pasuruan, saya siap mendukung seluruh program kamtibmas demi terwujudnya Kota Pasuruan yang aman, nyaman, dan terus berkembang,” ujar Wali Kota Pasuruan.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, hubungan antara Polres Pasuruan Kota dan Pemerintah Kota Pasuruan semakin solid. 


Keduanya berkomitmen meningkatkan kolaborasi demi menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan pelayanan optimal bagi seluruh masyarakat Kota Pasuruan. (*)


 Makassar – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menggelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Biddokkes Polda Sulsel pada Senin (19/1/2026).


Konferensi Pers tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., didampingi Kabiddokkes Polda Sulsel, perwakilan Pusdokkes Polri selaku Kabid DVI, serta perwakilan Bareskrim Polri melalui Kabiddaktikkrim Pusident.


Dalam keterangannya, Kombes Pol Didik Supranoto menyampaikan bahwa Polda Sulsel telah mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk melakukan proses identifikasi terhadap para korban kecelakaan pesawat tersebut.


“Sejak awal kejadian, Polda Sulsel telah mengerahkan Tim DVI untuk menangani proses identifikasi korban. Tim ini diperkuat oleh Tim DVI dari Pusdokkes Polri serta dukungan dari Tim Pusident Bareskrim Polri,” ujar Kombes Pol Didik.


Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih fokus pada proses pengumpulan data antemortem dari keluarga korban sebagai tahapan awal identifikasi.


“Sampai dengan saat ini, kami telah melaksanakan pengumpulan data awal atau antemortem terhadap keluarga korban. Sebanyak delapan keluarga korban telah dilakukan pemeriksaan dan pengambilan data,” jelasnya.


Menurut Kabid Humas, pengumpulan data antemortem meliputi berbagai aspek penting, seperti data DNA, data medis, serta data administrasi milik korban. 


Sementara itu, dua keluarga korban lainnya masih dalam proses pengumpulan data.

Berdasarkan data manifes yang diperoleh dari pihak maskapai penerbangan serta keterangan resmi dari Kementerian Perhubungan Udara, total korban dalam insiden tersebut berjumlah 10 orang, yang terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang.


“Setelah seluruh data antemortem terkumpul, Tim DVI akan melanjutkan ke tahapan postmortem. Proses ini dilakukan setelah adanya penyerahan korban atau temuan lainnya dari tim pencarian yang dipimpin oleh Basarnas,” lanjutnya.


Ia menambahkan bahwa proses identifikasi korban dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem secara teliti dan profesional.


“Data antemortem dan postmortem nantinya akan dicocokkan untuk memastikan identitas korban. Setelah proses pencocokan selesai, barulah dapat disimpulkan kesesuaian antara korban yang ditemukan dengan data manifes yang disampaikan oleh pihak maskapai maupun Kementerian Perhubungan Udara,” terang Kombes Pol Didik.


Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses identifikasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.


“Kami pastikan seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun keilmuan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil identifikasi nantinya akan sangat penting bagi keluarga korban untuk kepentingan administrasi dan keperluan lainnya.


“Hasil identifikasi ini dapat dimanfaatkan oleh pihak keluarga korban untuk kepentingan lanjutan, seperti pengurusan asuransi maupun administrasi lainnya,” tutup Kabid Humas Polda Sulsel.


Hingga saat ini, proses pencarian dan identifikasi korban masih terus berlangsung. Polda Sulsel bersama instansi terkait berkomitmen untuk bekerja maksimal guna memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi dengan baik dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.


 PROBOLINGGO – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo mengakibatkan terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah, sehingga merendam permukiman warga.


Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak, Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif meninjau langsung ke beberapa lokasi terdampak banjir di Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/1/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi warga serta situasi keamanan pascabanjir tetap aman dan kondusif. 


Adapun lokasi yang dikunjungi Kapolres Probolinggo meliputi Desa Jati Urip dan Desa Opo-Opo di Kecamatan Krejengan, serta Pondok Pesantren Raudhatul Hasaniyah yang berada di Desa Mojolegi, Kecamatan Gading.


Di lokasi tersebut, Kapolres Probolinggo meninjau kondisi pemukiman warga, fasilitas umum, serta dampak luapan air yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.


“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak banjir serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Latif.


Pada kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo juga menyalurkan bantuan sosial berupa bingkisan bahan kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir dan pihak pondok pesantren.


“Bantuan sosial ini merupakan wujud empati Polri agar dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak,” ujar AKBP Latif.


Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam penanganan pascabanjir.


“Kami akan terus bersinergi dengan pihak terkait guna membantu proses pemulihan dan memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,”kata AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu mengutamakan keselamatan.


Kegiatan peninjauan dan penyaluran bantuan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. 


Warga mengapresiasi perhatian dan kepedulian Polres Probolinggo terhadap kondisi masyarakat yang terdampak banjir.


Salah seorang warga yang mengaku bernama Buhari mengatakan Kehadiran Polri sangat berarti dan memberikan semangat bagi warga yang terdampak banjir.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres Probolinggo dan jajaran yang sudah datang langsung serta memberikan bantuan kepada kami ,” ucap Buhari. (*)