Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

 


BLITAR  - Komitmen memberantas Narkoba terus dibuktikan oleh Polres Blitar Polda Jawa Timur (Jatim).

 

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Blitar Polda Jatim kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

 

Kapolres Blitar AKBP Rivanda., S.I.K. melalui Kasatresnarkoba Polres Blitar AKP Yussi Purwanto, S.H menjelaskan dari pengungkapan ini terdapat  2 kasus merupakan target operasi (TO) dan 4 Kasus Non TO.

 

Sehingga total kasus yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Blitar selama periode Januari hingga 10 Maret 2026 bertambah menjadi 25 kasus.

 

"Untuk periode Januari hingga awal Maret 2026 ini total menjadi 25 kasus terdiri dari 10 kasus sabu dan 15 kasus okerbaya jenis double L yang berhasil kita ungkap,” jelas AKP Yussi, Rabu (11/3/26).

 

Dari 25 kasus tersebut, lanjut AKP Yussi, Polisi mengamankan 29 tersangka menyita barang bukti sabu 230,23 gram, Okerbaya 14.447 butir LL.

 

AKP Yussi Purwanto, S.H menjelaskan bahwa semua pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Kabupaten Blitar.

 

"Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti sabu ," kata AKP Yussi Purwanto.

 

Ia juga mengatakan saat ini masih mendalami pemeriksaan tersangka untuk mengungkap jaringan di atasnya termasuk pemasok yang saat ini masih dalam pencarian.

 

"Polres Blitar berkomitmen terus melakukan pengembangan guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Blitar," tegasnya.

 

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak taku melaporkan ke Polisi jika melihat atau mencurugai adanya peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Blitar.

 

"Jangan takut melapor, karena indentitas pelapor kami lindungi," pungkasnya.

 


JAKARTA – Nama besar Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo kini resmi terpatri sebagai ruh intelektual di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melalui peresmian Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam rangkaian acara peluncuran pusat-pusat studi kepolisian di PTIK, Selasa (10/03/2026).

 

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penamaan gedung pusat studi tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh insan Polri terhadap kontribusi besar Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo dalam sejarah bangsa.

 

“Melalui pemilihan nama Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai gedung pusat studi kepolisian, diharapkan dapat mengilhami seluruh personel Polri atas semangat dan jasa-jasa beliau sebagai founding father Indonesia dan sebagai salah satu pendiri PTIK Lemdiklat Polri,” ujar Wakapolri.

 

Bangunan ini merepresentasikan apresiasi mendalam terhadap jasa Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai pelopor pemikiran hukum Indonesia yang mengintegrasikan nilai hukum dengan kearifan lokal dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Warisan pemikiran tersebut menjadi inspirasi utama dalam pengembangan pusat studi kepolisian di lingkungan PTIK.

 

Penamaan gedung ini juga memiliki makna strategis yang melampaui aspek seremonial. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus mentransformasi pola pikir anggota agar semakin kritis, analitis, dan visioner dalam menjawab berbagai tantangan keamanan modern yang semakin kompleks.

 

Pada gedung ini telah diresmikan 16 Pusat Studi Kepolisian dengan spesialisasi keilmuan yang beragam, antara lain:

            1.        Pusat Studi Polmas

            2.        Pusat Studi Anti Korupsi

            3.        Pusat Studi Terorisme

            4.        Pusat Studi Ilmu Kepolisian

            5.        Pusat Studi Kamsel Lantas

            6.        Pusat Studi Siber

            7.        Pusat Studi SDM

            8.        Pusat Studi Pasifik Oseania

            9.        Pusat Studi Kehumasan Polri

            10.      Pusat Studi Teknologi Kepolisian

            11.      Pusat Studi Forensik Kepolisian

            12.      Pusat Studi Internasional Kepolisian

            13.      Pusat Studi Keamanan Nasional

            14.      Pusat Studi PPA

            15.      Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik

            16.      Pusat Studi Intelijen Kepolisian

 

Melalui pendekatan interdisipliner, pusat-pusat studi ini diharapkan menjadi motor penggerak inovasi kepolisian sekaligus ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Spesialisasi bidang kajian tersebut akan memperkuat kapasitas Polri dalam menghadapi tantangan era digital serta dinamika sosial yang terus berkembang.

 

Ke depan, Gedung Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo diproyeksikan menjadi think-tank strategis Polri dalam merumuskan kebijakan di bidang hukum dan keamanan. Melalui riset yang mendalam dan terukur, Polri berkomitmen memastikan setiap kebijakan yang diambil berpijak pada data, ilmu pengetahuan, dan nilai keadilan, sejalan dengan semangat transformasi institusi menuju Polri yang presisi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

 


Polri menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Humas dalam rangka Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal, menyertai, dan menyampaikan informasi terkait pelaksanaan operasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan.

 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa peran Humas Polri sangat penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan terpercaya selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

 

“Melalui apel kesiapan ini, kami menegaskan kembali pentingnya peran Humas Polri dalam menyampaikan informasi kepada publik, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi Operasi Ketupat 2026. Hal ini juga dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait kondisi arus mudik, rekayasa lalu lintas, serta berbagai layanan yang disiapkan oleh Polri dan stakeholder terkait,” ujar Kadivhumas.

 

Adapun potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang atau sekitar 50,2 persen dari total populasi nasional dengan menggunakan berbagai moda transportasi.

 

Dalam rangka mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Polri bersama TNI serta stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 389.681 personel gabungan di seluruh Indonesia.

 

Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, telah disiapkan 2.756 posko pengamanan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat selama perjalanan mudik maupun saat perayaan Idul Fitri.

 

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.544 objek pengamanan yang meliputi 121.796 masjid, 54.516 lokasi salat Idul Fitri, 4.640 objek wisata, 2.962 pusat perbelanjaan, 618 terminal, 562 pelabuhan, 268 stasiun kereta api, serta 182 bandara, termasuk berbagai titik keramaian masyarakat lainnya.

 

Polri juga menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas seperti penerapan contraflow dan sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional berdasarkan hasil traffic counting di lapangan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.

 

Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 dan 17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi pada 24 dan 28 Maret 2026.

 

Selain pengamanan arus lalu lintas, Polri juga akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kriminalitas serta melakukan pengamanan rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik. Layanan hotline Polri 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat dengan cepat melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kadivhumas Polri juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak, menjaga kesehatan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

 

“Polri bersama seluruh stakeholder berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sejalan dengan tema komunikasi publik tahun ini yaitu Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tutup Johnny Eddizon Isir.

 


BONDOWOSO – Menjelang mudik Lebaran, kekhawatiran akan keamanan rumah yang ditinggalkan seringkali menjadi beban pikiran masyarakat.

 

Memahami hal tersebut, Polres Bondowoso Polda Jatim meluncurkan inovasi layanan penitipan kendaraan dan barang berharga gratis bagi seluruh warga Kabupaten Bondowoso yang hendak pulang kampung.

 

Kapolres Bondowoso AKBP Dr.Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa ​Program ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman (Mudik Aman Berkesan), bagi warga masyarakat yang hendak mudik.

 

"Layanan ini gratis! jadi masyarakat dapat merayakan hari raya di kampung halaman tanpa rasa was-was kendaraan atau barang berharganya hilang,"kata AKBP Aryo, Rabu (11/3/26).

 

Kapolres Bondowoso mengatakan layanan ini tidak terbatas pada kendaraan saja, namun mencakup berbagai aset penting milik warga, di antaranya seperti perhiasan ( logam mulia),alat elektronik, Sertifikat tanah, ijazah, BPKB, dan dokumen penting lainnya.

 

​Untuk menikmati layanan ini, warga cukup datang ke kantor Polisi terdekat dengan membawa:

​KTP Asli (sebagai identitas pemilik).

​Dokumen Kepemilikan Sah (STNK/BPKB untuk kendaraan, atau bukti pendukung untuk barang berharga lainnya).

 

​"Kami ingin masyarakat Bondowoso bisa mudik dengan hati yang tenang. Silakan manfaatkan fasilitas ini di Polres Bondowoso maupun Polsek jajaran," tambah AKBP Aryo.

 

​Ia juga mengimbau masyarakat agar  memastikan seluruh pintu dan jendela rumah sudah terkunci rapat sebelum ditinggal mudik.

 

​"Matikan aliran listrik dan cabut regulator gas sebelum berangkat.

​Lapor kepada RT/RW atau tetangga jika rumah dalam keadaan kosong," tambahnya.

 

Sementara itu Kasi Humas Polres Bondowoso Iptu Bobbi Siswanto mengatakan dengan adanya inovasi ini, Polres Bondowoso Polda Jatim membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Ia meminta masyarakat agar segera melapor ke Polisi jika melihat atau mengalami tindak kejahatan.

"Segera hubungi layanan Kepolisian melalui call center bebas pulsa 110, kami akan segera tindaklanjuti," pungkas Iptu Bobbi.

 


Jakarta- Bentuk sinergi dan kolaborasi lintas sektoral, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 di TMII, Selasa (10/3). Apel ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan balik dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

 

Hadir dalam kegiatan, Kementerian Pekerja Umum Wilan Octavian Direktur Utama PT. Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, dan Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

 

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa berbagai pihak telah menyiapkan diri untuk mendukung kelancaran operasi pengamanan Lebaran tahun ini dengan sinergi antarinstansi yang telah dibangun sejak awal.

 

"Semua kesiapan dalam rangka Operasi Ketupat, baik dari stakeholder, sinergitas, baik dari Kementerian Perhubungan, dari Kementerian PUPR, semua menteri Kabinet Merah Putih Dirut Jasa Marga, Jasa Raharja, dan seluruhnya sudah siap," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

 

Apel terpadu yang digelar bersama jajaran Jasa Marga menjadi penanda bahwa seluruh unsur yang terlibat telah berada dalam kondisi siaga. Ia menilai keberhasilan pengamanan pada tahun sebelumnya menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan tahun ini.

 

"Pagi ini kita melaksanakan apel terpadu Jasa Marga Siaga, tentunya ini menandakan bahwa kita semuanya sudah siap. Suksesi pengamanan Operasi Ketupat 2025 tahun lalu cukup bagus, tetapi tahun ini tentunya harus kita tingkatkan," tambah Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

 

Kakorlantas juga mengapresiasi Apel Terpadu Siaga yang dilaksanakan Jasa Marga. Hal ini menjadi bagian dari kesiapan stakeholder dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2026.

 

"Saya sebagai pihak yang mewakili Bapak Kapolri, tentunya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa, terutama Jasa Marga yang saat ini mempersiapkan apel terpadu," jelas Kakorlantas Polri.

 

Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul fitri.

 

"Operasi Ketupat tahun 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya kita mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Operasi Ketupat tahun ini, negara hadir bersama untuk bisa menjamin momen sosial dan spiritual, menjaga rangkaian kegiatan masyarakat dari bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri," tegas Kakorlantas Polri.

 

Kunci keberhasilan Operasi Ketupat adalah kolaborasi bersama, Kakorlantas yakin dengan sinergitas kebersamaan dapat mensukseskan kelancaran arus mudik lebaran Idul fitri.

 

"Kami yakin kata kunci dari keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan. Together we can, bersama kita kuat, dan bersama kita berhasil," pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

 


SURABAYA,- Dewan Pengawas BPJS Kesehatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya, Selasa (10/3/2026).

 

Kunjungan tersebut dilakukan langsung oleh Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Afif Johan, bersama rombongan dalam rangka memastikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal.

 

Rombongan Dewas BPJS disambut oleh Kabid Dokkes Polda Jawa Timur Kombes Pol dr. Wahono Edhi serta Karumkit Bhayangkara Surabaya, Kombes Pol Bayu Dharma Shanti.

 

Afif Johan menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan untuk memastikan penyelenggaraan program JKN berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan yang adil bagi seluruh masyarakat.

 

“Kami melakukan kunjungan pengawasan langsung di Jawa Timur, yaitu ke RSUD dr. Soetomo dan di RS Bhayangkara Surabaya  memastikan penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional berjalan adil dan berkualitas tanpa membedakan pasien BPJS maupun pasien umum,” kata Afif Johan.

 

Dalam kunjungan tersebut, Afif bersama tim juga meninjau langsung sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari pelayanan rawat jalan, rawat inap hingga ruang ICU.

 

Ia mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh RS Bhayangkara Surabaya yang dinilai mampu memberikan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat tanpa membedakan pasien BPJS maupun asuransi atau umum.

 

Di RS Bhayangkara Surabaya, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan mengawasi pelayanan rawat jalan, rawat inap sampai dengan ICU.

 

"Kami apresiasi RS Bhayangkara Surabaya yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat tanpa diskriminasi," ungkap Afif.

 

Menurutnya hal ini merupakan komitmen Polri yang sangat bagus dan patut menjadi contoh bagi rumah sakit Bhayangkara di daerah lainnya.

 

Selain itu, Afif juga menilai sejumlah rumah sakit di Jawa Timur telah melakukan inovasi pelayanan, termasuk pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan mengurangi keluhan terkait antrean.

 

“Kami melihat di RSUD dr. Soetomo maupun RS Bhayangkara Surabaya sudah ada inovasi berbasis digitalisasi yang membantu mengurangi keluhan masyarakat, terutama terkait antrean pelayanan,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Afif menyebut BPJS Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang saat ini mencakup sekitar 280 juta peserta di seluruh Indonesia.

 

Menurutnya, Dewan Pengawas bersama direksi BPJS Kesehatan juga membuka ruang aspirasi masyarakat melalui program penyerapan aspirasi guna mendorong perbaikan layanan kesehatan ke depan.

 

“Kami memiliki komitmen bersama untuk terus memperbaiki layanan. Salah satunya melalui kegiatan penangkapan aspirasi masyarakat agar seluruh peserta dapat memberikan masukan untuk perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan ke depan,” pungkasnya.

 


Probolinggo - Jajaran Polsek Mayangan Polres Probolinggo Kota membagikan ratusan takjil kepada masyarakat pengguna jalan di depan Mako Polsek Mayangan, Selasa (10/3/2026) sore.

 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mayangan Kompol Heri Sugiono S.H., M.H. bersama anggota Polsek Mayangan itu menyasar para pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa.

 

Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

 

Kapolsek Mayangan Kompol Heri Sugiono mengatakan kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan warga.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, khususnya bagi pengguna jalan yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka,” ujar Heri.

 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat kedekatan antara polisi dan masyarakat.

 

Salah satu penerima takjil, Slamet, mengaku senang dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh jajaran Polsek Mayangan.

 

“Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah berbagi takjil kepada kami. Semoga kebaikan ini menjadi amal di bulan Ramadan dan kami berharap polisi selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat,” ujar Slamet.

 

Kegiatan pembagian takjil tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek