TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
‹
›
Shooting
Pilihan Pembaca
Racing
Postingan Populer
News
MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jatim menghadirkan Polisi Jogo Sekolah dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sekolah, Senin (26/10/2026).
Program Polisi Jogo sekolah tersebut digulirkan guna memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, sekaligus membentengi pelajar dari berbagai ancaman kenakalan remaja.
Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa sekolah merupakan rumah kedua bagi para siswa untuk menimba ilmu dan membentuk karakter unggul menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan harus steril dari berbagai hal yang merusak masa depan generasi muda.
"Generasi muda ini yang akan menjadi penerus negara. Kita harus menjaga mereka dari perundungan, tawuran, narkoba, serta pengaruh negatif lainnya," ujar AKBP Ridwan
AKBP Ridwan Maliki juga menyoroti tantangan nyata era digital bagi generasi muda, mulai dari perundungan siber (cyberbullying), judi online, hoaks, geng motor, hingga dampak buruk konten negatif di gawai.
"Para siswa kami imbau agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan memahami bahwa tindakan di dunia maya berdampak langsung pada masa depan di kehidupan nyata. Manfaatkan teknologi untuk berkarya dan meraih prestasi," tegas AKBP Ridwan.
Lebih lanjut, Kapolres Madiun menjelaskan bahwa program Polisi Jogo Sekolah menempatkan personel Polri untuk berkolaborasi aktif dengan kepala sekolah serta guru Bimbingan Konseling (BK).
Kolaborasi ini akan berfokus pada langkah preventif dan persuasif dalam menangani persoalan siswa, khususnya perundungan dan penyalahgunaan narkoba.
“Melalui Polisi Jogo Sekolah, personel akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pelajar mengenai batasan dalam pergaulan, pentingnya saling menghormati, serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan,” terangnya.
Selain edukasi di sekolah, para pelajar juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan tertib berkendara dan tidak menggunakan knalpot brong.
Mereka juga diimbau untuk berani bersuara melapor kepada personel Polri, guru, orang tua, maupun layanan kepolisian Call Center 110 jika melihat atau mengalami tindak kekerasan.(*)
PACITAN – Tim gabungan Polres Pacitan Polda Jatim menggelar razia di sejumlah rumah kos, penginapan, hingga tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Pacitan pada Sabtu (24/10/2026) malam.
Operasi yang berlangsung pukul 20.00 hingga 23.00 WIB ini bertujuan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) sekaligus mencegah potensi pelanggaran hukum.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar tempat penginapan,THM hingga rumah kos karena dinilai memiliki potensi kerawanan kamtibmas.
"Kami antisipasi mulai dari penyalahgunaan tempat, peredaran minuman keras, narkoba, praktik prostitusi, hingga aktivitas lain yang meresahkan masyarakat," ujar AKBP Ayub.
Secara teknis, operasi di lapangan dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polres Pacitan, Iptu Sirat. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polres Pacitan Polda Jatim, tiga perwira remaja, anggota Subdenpom V/1-4 Pacitan, serta Satpol PP Kabupaten Pacitan.
Dari hasil pemeriksaan di Empat lokasi, petugas menjaring 10 pasangan bukan suami istri. Tragisnya, satu pasangan di antaranya diketahui masih di bawah umur.
Selain mendata identitas, petugas juga menggelar tes urine di tempat guna mengantisipasi penyalahgunaan narkotika oleh para penghuni kos.
"Secara keseluruhan, rangkaian razia gabungan tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif," pungkas AKBP Ayub. (*)
Jakarta — Polri terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebanyak 200 personel Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri diterjunkan untuk membantu pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran. Selain itu, 10 personel BKO Bareskrim Polri turut dilibatkan untuk mendukung penegakan hukum, dengan pembagian masing-masing lima personel di Kaltim dan Kalteng.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/10/2026), mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menangani karhutla secara menyeluruh, mulai dari pemadaman dan pencegahan di lapangan hingga penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran.
“Polri terus berupaya menangani karhutla melalui pengerahan personel untuk membantu pemadaman, mencegah meluasnya kebakaran, serta mendukung penegakan hukum. Upaya ini dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan,” ujar Trunoyudo.
Di Kalimantan Timur, sebanyak 100 personel dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II diberangkatkan melalui upacara di Mako Polda Kaltim, Balikpapan, yang dipimpin Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Rustam Mansur.
Personel tersebut ditugaskan untuk membantu penanganan titik api di Kabupaten Kutai Timur serta mendukung upaya mitigasi karhutla di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser. Penempatan personel dilakukan berdasarkan kebutuhan penanganan di lapangan agar upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran dapat berjalan optimal.
Selain itu, lima personel BKO Bareskrim Polri ditempatkan di wilayah Kaltim untuk mendukung proses penegakan hukum terkait karhutla. Kehadiran personel ini diharapkan dapat membantu penanganan perkara secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, 100 personel dari Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II diberangkatkan ke Kalimantan Tengah setelah dilepas oleh Komandan Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II Kombes Pol. Ndaru Istimawan di Sulawesi Selatan.
Personel tersebut difokuskan untuk membantu menangani titik-titik kebakaran, termasuk di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kotawaringin Barat (Kobar) yang membutuhkan penanganan intensif. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik sesuai kebutuhan di wilayah penugasan untuk mendukung pemadaman, pembasahan lahan, dan mencegah api kembali meluas.
Di wilayah Kalteng, lima personel BKO Bareskrim Polri juga ditugaskan untuk mendukung penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana karhutla. Penempatan personel di kedua provinsi tersebut diharapkan dapat membantu penanganan perkara secara optimal, termasuk menelusuri dugaan penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.
Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan penegakan hukum. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mengatasi kebakaran sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Trunoyudo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari petugas di lapangan, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan warga.
“Penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat, baik dalam membantu pemadaman maupun menegakkan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tutupnya.
Melalui pengerahan personel Brimob dan dukungan BKO Bareskrim di Kaltim dan Kalteng, Polri terus berupaya hadir membantu masyarakat dalam menghadapi karhutla. Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi landasan untuk membangun kepedulian dan kerja sama dalam mencegah kebakaran, melindungi warga dari dampak asap, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Probolinggo - Polisi memantau perkembangan lahan jagung seluas 15 hektare di Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus memberikan pendampingan kepada petani dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut dilakukan personel Polsek Sumberasih, Bripka Frigga Ryan, di lahan milik Burhan di Desa Laweyan, Minggu (25/10/2026) siang. Lahan tersebut merupakan lahan binaan Polri dengan Ketua Kelompok Tani Sobirin.
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi lahan dan kemungkinan kendala yang dihadapi selama masa perawatan.
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto mengatakan pemantauan lahan binaan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman terpantau sekaligus membuka ruang komunikasi dengan petani.
"Monitoring kami lakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus menyerap informasi dari petani. Jika ada kendala di lapangan, bisa segera diketahui dan dikoordinasikan," kata Sugeng.
Ia berharap pendampingan tersebut dapat membantu petani mengoptimalkan pengelolaan lahan sehingga hasil panen bisa maksimal.
"Kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui pendampingan kepada para petani untuk mendukung ketahanan pangan," ujarnya.
Berdasarkan data pemantauan, jagung di lahan tersebut ditanam pada 8 Agustus 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada 29 November 2026. Sejauh ini, tidak ada kendala yang dilaporkan dan situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman serta kondusif.
SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim berkomitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan patroli kewilayahan skala besar yang digelar sejak Sabtu hingga Minggu dini hari (25/10/2026).
Patroli skala besar yang dipimpin oleh Kabag Ren selaku Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas), Kompol Francoise Helena .B Mantiri ini merupakan bagian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD) dengan melibatkan personel gabungan seluruh fungsi serta sinergi lintas instansi.
Ditemui di lokasi patroli, Kompol Helena menyatakan bahwa patroli intensif ini merupakan langkah preventif terukur untuk menjamin rasa aman warga Surabaya, khususnya di wilayah pesisir dan pelabuhan.
"Patroli kewilayahan ini sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, terutama aksi kejahatan jalanan 3C (Curas, Curat, Curanmor), pergerakan gangster, tawuran remaja, hingga aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat pada malam akhir pekan," ujar Kompol Helena.
Kegiatan operasional yang dimulai pukul 22.00 WIB ini diawali dengan apel kesiapan personel. Patroli ini melibatkan kekuatan penuh diantaranya Kasat Samapta AKP Mochamad Yahya, Kasiwas AKP Bambang Suminto, Kasi Propam IPTU Tri Asmoro, KBO Sat Lantas IPDA Hendro, KBO Sat Narkoba IPDA Sumali, Kanit Turjawali Sat Samapta IPDA Hari Kurniawan, serta Pamapta II IPDA Cahyo.
Perkuatan juga didukung oleh 1 Regu Patroli Presisi, 1 Pleton Dalmas Kerangka, 1 Pleton Gabungan Polres, serta sinergi lintas instansi bersama 1 Regu Satpol PP Kota Surabaya.
Usai apel, seluruh personel gabungan langsung bergeser secara taktis menyisir sejumlah titik krusial yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan, meliputi: Pos Pol 12.01 Jalan Jakarta, Pos Lantas Jalan Demak, Kawasan Wisata Kya-kya Jalan Kembang Jepun, Pos Pengamanan Bersama Masyarakat Jalan Kunti (Wilayah Hukum Polsek Semampir).
Hingga patroli berakhir pada pukul 01.10 WIB, petugas gabungan tidak menemukan adanya tindak kriminalitas konvensional maupun kejadian menonjol lainnya.
"Kami bersyukur, berkat kerja keras seluruh personel dan sinergi lintas instansi serta masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan dengan lancar. Situasi di titik-titik rawan terpantau aman, tertib, dan kondusif," ujar Kompol Helena.
Sementara itu di lokasi terpisah, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan Az., S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas, Iptu Suroto mengatakan patroli KRYD yang digelar ini bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari dapat merasa tenang dan terlindungi.
"Dengan patroli KRYD ini kami ingin memastikan masyarakat merasa tenang dan terlindungi," ujar Iptu Suroto.
Ia mengimbau agar masyarakat apabila mengalami atau melihat tindak kejahatan atau hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, agar segera melaporkan ke Call Center layanan Kepolisian 110 bebas pulsa agar segera ditindaklanjuti. (*)
JEMBER – Merespons cepat laporan masyarakat, Tim Alap-Alap Satuan Samapta Polres Jember Polda Jatim bergerak taktis membubarkan aksi balap liar di sepanjang jalur menuju Bandara Notohadinegoro, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Sabtu (24/10/2026) sore.
Tindakan tegas ini berawal dari aduan warga yang masuk melalui Call Center 110 sekitar pukul 16.00 WIB. Mengantisipasi dampak fatalitas kecelakaan jalanan, personel Unit 14.22 Tim Alap-Alap Sat Samapta Polres Jember Polda Jatim langsung bersinergi dengan personel Polsek Ajung untuk meluncur ke lokasi kejadian.
Patroli gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ajung tersebut berhasil mengepung titik kumpul para pemuda. Hasilnya, petugas mengamankan 21 unit sepeda motor yang terindikasi kuat terlibat dalam aksi balap liar.
Seluruh kendaraan tersebut langsung diangkut ke Mapolres Jember guna proses pendataan dan pemeriksaan kelengkapan surat secara intensif.
Kasat Samapta Polres Jember, AKP Heru Siswanto, S.H., menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam menindaklanjuti keresahan warga serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Aksi balap liar ini bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa atau gangguan kebisingan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan jiwa, baik bagi para pelaku sendiri maupun pengguna jalan lain yang melintas di area bandara," tegas AKP Heru Siswanto, Minggu (25/10/2026).
Kasat Samapta Polres Jember mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulan dan kendaraan anak-anak mereka.
Polres Jember Polda Jatim juga meminta masyarakat untuk tidak segan memanfaatkan layanan gratis Call Center 110 apabila melihat aktivitas yang berpotensi memicu gangguan Kamtibmas.
Langkah preventif dan penegakan hukum yang berjalan terukur ini sejalan dengan komitmen program Quick Wins Kapolri dan Commander Wish Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Polres Jember terus mengedepankan pelayanan yang responsif, cepat, dan hadir langsung di tengah ruang publik demi kenyamanan warga Jember. (#)
SIDOARJO – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan "Minggu Kasih" yang digelar oleh Kapolresta Sidoarjo, AKBP Bobby A. Condroputra, bersama jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sidoarjo pada Minggu (25/10/2026).
Selain menjadi ruang silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat toleransi antarumat beragama sekaligus memberikan rasa aman dalam beribadah.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bobby A. Condroputra menjamin kesiapsiagaan penuh personel kepolisian yang diterjunkan melakukan pengamanan di rumah-rumah ibadah. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolresta Sidoarjo menjelaskan bahwa agenda "Minggu Kasih" merupakan salah satu wujud nyata dari program prioritas Kapolri untuk mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat.
Di lingkup lokal, program ini diakomodasi melalui inovasi strategis Polresta Sidoarjo Polda Jatim yang bertajuk Sidoarjo Akrab Seiman (SAS).
"Inovasi SAS ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam memperkuat toleransi, mempererat tali silaturahmi, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang suku maupun agama," ujar AKBP Bobby.
Menurut AKBP Bobby, kehadiran Polri di tengah jemaat adalah untuk menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat, berbagi cerita, sekaligus memastikan umat Nasrani juga dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat, nyaman, dan penuh kedamaian.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Sidoarjo untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan menjaga semangat guyub rukun demi mempertahankan kondusivitas wilayah Kabupaten Sidoarjo yang aman dan damai.
Merespons kunjungan tersebut, Pendeta Leonard Andrew Imanuel selaku perwakilan jemaat GKI Sidoarjo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Kapolresta Sidoarjo beserta Pejabat Utama (PJU) yang turun langsung menyapa masyarakat.
"Kami sangat percaya upaya yang dilakukan Kapolresta Sidoarjo beserta jajaran untuk hadir dekat dengan warga akan berdampak sangat efektif mewujudkan Sidoarjo yang aman dan damai," pungkas Pendeta Leonard. (*)
Langganan:
Postingan (Atom)


