Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News


 SITUBONDO – Menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang hendak pulang kampung menjadi prioritas utama jajaran Polres Situbondo Polda Jatim.


Mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H / 2026,Polres Situbondo Polda Jatim akan menambah Pos  untuk pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Jangkar.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Siddiqi di Mapolres Situbondo, Sabtu (7/3/26).


"Kami ingin memastikan arus mudik di Pelabuhan Jangkar tahun ini berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti," ujar AKBP Bayu Anuwar.


Kapolres Situbondo mengatakan, berdasarkan data awal, estimasi pemudik yang akan melalui Pelabuhan Jangkar diprediksi mencapai ± 10.000 orang. 


"Fokus kami adalah memastikan setiap pemudik sampai di rumah dengan selamat dan bahagia," pungkas AKBP Bayu Anuwar.


Sebelumnya, Kapolres Situbondo didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Situbondo dan instansi terkait juga telah melakukan peninjauan di Dermaga MB II Pelabuhan Jangkar.


Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan kesiapan layanan transportasi laut, mengingat Pelabuhan Jangkar merupakan titik krusial penyeberangan di wilayah Timur Pulau Jawa. 


Demi keselamatan bersama, Kapolres Situbondo membagikan beberapa tips penting bagi warga yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut.


Kapolres Situbondo mengimbau agar masyarakat pesan Tiket lebih awal melalui sistem online ASDP untuk menghindari antrean panjang.


Bagi yang membawa kendaraan pribadi, diimbau memastikan mesin, ban, dan sistem pengereman dalam kondisi prima sebelum menuju pelabuhan.


Kapolres Situbondo juga meminta pemudik jaga stamina dan kesehatan dan jika merasa lelah bisa memanfaatkan Pos Pelayanan yang disediakan Polisi untuk beristirahat.


Selain itu para pemudik diimbau waspada barang bawaan dan menghindari menggunakan perhiasan mencolok yang dapat mengundang tindak kriminal.


Jika menemui kendala di perjalanan atau butuh bantuan darurat, Polres Situbondo mengimbau masyarakat  menghubungi Call Center Polri 110 gratis bebas pulsa yang siap melayani 24 jam. (*)


 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian dunia di tengah konflik global yang sedang terjadi.


Hal itu disampaikan Kapolri dalam sambutannya dalam acara safari Ramadan di Polda Sumsel, pada Sabtu (7/3) sore.


Sigit mengatakan dalam beberapa waktu terakhir Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengundang tokoh-tokoh elite politik, mantan Menteri Luar Negeri hingga pemuka agama untuk berdiskusi tentang situasi yang terjadi saat ini.


"Beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden mengundang tokoh-tokoh elit, mengundang para tokoh-tokoh agama untuk kemudian berembuk bersama apa yang harus kita lakukan dan salah satu kuncinya kita harus solid dalam menghadapi situasi saat ini," tuturnya. 


Ia mengatakan secara diplomatik, Presiden Prabowo juga terus berkomunikasi dengan negara lain dalam rangka mencari jalan keluar untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.


Di sisi lain, Sigit menyebut pemerintah juga melakukan mitigasi agar perekonomian masyarakat tetap dapat terjaga dan tidak terdampak begitu besar akibat eskalasi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. 


"Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tentunya mari kita bersama-sama menghadapi situasi yang ada dengan semangat yang sama. Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik," jelasnya. 


Kapolri menambahkan dalam banyak kesempatan Presiden Prabowo juga berjanji akan melindungi seluruh rakyat sesuai dengan amanah Konstitusi. Karenanya, ia meminta agar seluruh rakyat dapat bersatu mendukung penuh langkah yang diambil pemerintah. 


"Mari kita berdoa bersama, kita berikhtiar bersama agar semua tantangan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui dan kita bisa mendukung, kita bisa mandiri," pungkasnya


 Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae' di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam kegiatan ini, Ia menekankan bahwa, untuk terus menjaga nilai persatuan-kesatuan hingga stabilitas nasional. 


Sigit awalnya menyinggung soal dinamika situasi global yang terus memanas. Menurutnya, hal itu berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri. Sebab itu, Ia berharap, seluruh elemen masyarakat, baik ojol dan buruh untuk terus bersatu padu menjaga persatuan Bangsa Indonesia. 


"Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," kata Sigit di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu (8/3/2026). 


Sigit menegaskan, buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Elemen buruh, kata Sigit merupakan penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.


"Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit menjelaskan, Pemerintah terus fokus untuk meningkatkan kesejateraan buruh. Di antaranya dengan melakukan penyesuaian UMP 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal. 


Bahkan, Sigit menyebut, Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online. Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres. 


"Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat," ucap Sigit. 


Di sisi lain, untuk melindungi elemen ojol menjadi korban kejahatan, Sigit telah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi Panic Button. 


"Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal). Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan," tutup Sigit.


 Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat melakukan interaksi dan menyerap aspirasi dari elemen ojek online (ojol) saat meninjau Kedai Ado Presisi di Sumatera Selatan (Sumsel). 


"Ada Kedai Ado Presisi yang biasa digunakan untuk melayani teman-teman ojek online," kata Sigit, Sabtu (7/3/2026), malam. 


Sigit berbincang dengan para driver usai menggelar acara safari ramadhan di Polda Sumsel. Ia mendengarkan keluhan dan kebutuhan ojol khususnya yang terkait dengan unsur kepolisian.


"Hari ini saya ingin tahu termasuk kita ngobrol-ngobrol dengan teman-temab ojol untuk mengetahui keseharian, apa yang dibutuhkan, khususnya di kepolisian," ujar Sigit. 


Menurut Sigit, dengan menyerap aspirasi ojol nantinya akan diketahui apa saja yang perlu dilakukan oleh jajaran kepolisian. 


"Dan juga hal-hal yang mugkin kita bawa ke pusat terkait harapan dan kebutuhan dari teman-teman ojol," ucap Sigit. 


Kedai Ado sendiri merupakan fasilitas yang dibangun untuk menjadi sarana kedekatan Polri dengan masyarakat khususnya para ojek online.


 BONDOWOSO - Ancaman ledakan petasan bukan sekedar bunyi yang memekakkan telinga. Di balik dentumannya, tersimpan risiko kehilangan nyawa, luka berat, hingga trauma mendalam bagi korban dan keluarganya. 


Itulah sebabnya, peredaran bahan peledak diatur ketat oleh undang-undang dan tidak sembarang diperjual belikan.


Seperti pernah ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast bahwa penjualan bahan peledak masuk kategori tindak pidana.


Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir terhadap pelaku peredaran bahan peledak ilegal karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.


Hal itu juga yang mendorong jajaran Polres Bondowoso Polda Jatim bertindak tegas dengan memusnahkan puluhan kilogram bahan petasan hasil ungkap kasus sepanjang Pebruari 2026.


Sebanyak 25 kilogram bahan baku mercon yang merupakan barang bukti hasil penindakan Polres Bondowoso dan jajarannya terhadap peredaran bahan peledak ilegal itu dimusnahkan.


Kegiatan disposal atau pemusnahan barang bukti tersebut melibatkan melibatkan Tim Gegana Brimob Polda Jatim disaksikan oleh pihak Kejaksaan di Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok, Bondowoso, (3/3/2026).


Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, penindakan dan pemusnahan ini bukan sekedar penegakan hukum, tetapi juga upaya nyata melindungi generasi muda dari risiko fatal akibat bahan peledak ilegal.


“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keselamatan masyarakat, kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran maupun produksi petasan ilegal di wilayah hukum Polres Bondowoso,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi, menyimpan, ataupun memperjualbelikan bahan petasan karena selain melanggar hukum, perbuatannya berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain. (*)


 Sumsel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat.  


Dalam kesempatan ini, Sigit menegaskan soal menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Ia berharap, tokoh Agama, masyarakat, mahasiswa, buruh dan elemen lainnya untuk tidak mudah terpancing dengan isu yang bisa memecah belah persatuan bangsa. 


"Rakyat semua harus bersatu sehingga kemudian terhadap segala situasi yang ada kita dalam satu barisan. Tentunya harapan kita semua masyarakat menghadapi situasi yang ada jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang kemudian bisa ikut memperburuk dan memecah belah persatuan," kata Sigit, Sabtu (7/3/2026). 


Sigit menyebut, persatuan semua elemen bangsa pernah menjawab tantangan yang terjadi di Indonesia, contohnya ketika Pandemi Covid-19. Berkat adanya persatuan dan kesatuan, negara saat ini bisa terus bertumbuh perekonomiannya. 


"Karena antara umarah, ulama, seluruh masyarakat bersatu, kita bisa kembali, ekonomi kita bisa tumbuh saat itu," ujar Sigit. 


Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, Sigit mengajak untuk bersama-sama menghadapi apapun dinamika yang terjadi akibat konflik di negara Timur Tengah.   


"Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik. Bapak Presiden berjanji bahwa saya akan melindungi seluruh rakyat saya, seluruh tumpah darah yang ada sesuai dengan amanah Konstitusi," ucap Sigit. 


"Dan kita semua harus mendukung apa yang menjadi langkah-langkah beliau sebagai wujud bahwa Indonesia walaupun terdiri dari berbagai macam suku bangsa penuh dengan keberagaman tapi kita memiliki satu tekad dan semangat yang sama untuk bersama-sama bersatu menjaga negara kita yang tercinta," tambah Sigit mengakhiri.


 PROBOLINGGO,– Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim untuk berbagi sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.


Melalui kegiatan berbagi takjil, petugas menghadirkan layanan Samsat dan Sim Keliling agar warga dapat mengurus administrasi kendaraan dengan lebih mudah.


Kegiatan tersebut digelar di depan Mako Polres Probolinggo menjelang waktu berbuka puasa, Jumat (6/3/26).


Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.


“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih cepat,dekat dan bersahabat untuk warga  masyarakat,"ujar AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo menerangkan, pada kegiatan Polres Probolinggo berbagi takjil itu warga juga bisa memanfaatkan layanan Samsat dan Sim Keliling untuk membayar pajak kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat.


AKBP Latif menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.


“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini,” tambah AKBP Latif.


Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Banyak pengendara yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan mereka.


Warga juga menyambut baik pembagian takjil yang dilakukan oleh petugas menjelang waktu berbuka puasa.


“Alhamdulillah sangat membantu untuk melakukan pembayaran pajak tahunan dan prosesnya cepat,” ungkap Halimatus, salah satu warga.


Melalui kegiatan ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap dapat meningkatkan kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.


Selain itu, kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadan juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.