TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
‹
›
Shooting
Racing
Postingan Populer
News
Probolinggo - Polisi terus melakukan pendampingan terhadap petani di wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Kali ini, Unit Binmas Polsek Sumberasih memantau perkembangan lahan jagung binaan seluas 5 hektare di Desa Jangur.
Pemantauan dilakukan Aiptu Andi Han di lahan milik Surip, Dusun Pelle, Desa Jangur, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Lahan tersebut tergabung dalam kelompok tani (poktan) yang diketuai Barry Purna.
Dalam kegiatan tersebut, polisi mengecek perkembangan tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani. Komunikasi dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman serta mengidentifikasi apabila terdapat kendala selama proses budidaya.
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri untuk mendampingi masyarakat, khususnya para petani.
"Anggota kami secara berkala melakukan monitoring lahan binaan sekaligus berkomunikasi dengan petani. Ini penting untuk mengetahui perkembangan tanaman dan mendengar langsung kondisi maupun kendala yang ada di lapangan," kata Sugeng.
Menurutnya, pendampingan juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan.
"Kami berharap tanaman dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat melalui komunikasi serta pendampingan," ujarnya.
Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung di lahan seluas 5 hektare tersebut ditanam pada 30 Juni 2026 dan dijadwalkan memasuki masa panen pada 25 September 2026.
Hingga dilakukan pengecekan, tidak ditemukan kendala dalam proses budidaya. Kegiatan berlangsung aman dan situasi di lokasi terpantau kondusif.
MALANG – Polres Malang Polda Jatim mengintensifkan patroli di sejumlah kawasan wisata selama libur akhir pekan. Salah satunya menyasar kawasan wisata Pantai Balekambang hingga Pantai Regent di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Minggu (6/9/2026).
Melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini, petugas menyusuri area wisata guna memantau situasi kamtibmas sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada para pengunjung.
Patroli gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin ini juga melibatkan instansi lintas sektor di wilayah Kecamatan Bantur.
"Berdasarkan pemantauan di lapangan, arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat menuju kawasan wisata pantai selatan terpantau lancar. Sementara itu, jumlah pengunjung di Pantai Balekambang diperkirakan menembus lebih dari 1.500 wisatawan," ujar AKP Taufik di Pantai Balekambang, Minggu (6/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, petugas gabungan mengingatkan wisatawan untuk mematuhi seluruh aturan keselamatan. Pengunjung dilarang keras berenang ke tengah laut dan diminta tetap waspada saat bermain air di sekitar bibir pantai.
Di lokasi terpisah, Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono menjelaskan bahwa peningkatan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kecelakaan laut (laka laut).
"Patroli kami tingkatkan di kawasan wisata, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional. Selain menjaga kondusifitas, petugas di lapangan fokus memberikan imbauan agar wisatawan mengutamakan keselamatan," kata AKP Budiono.
Ia menekankan agar wisatawan tidak mengabaikan karakteristik ombak pantai selatan yang terkenal besar dan dapat membahayakan keselamatan jika pengunjung melewati batas aman.
"Kami mengimbau wisatawan untuk tidak berenang di laut. Jika ingin bermain air, tetaplah di area yang aman dan jangan memaksakan diri ketika ombak sedang pasang. Orang tua juga wajib mengawasi anak-anak mereka secara melekat," tegasnya.
Polres Malang Polda Jatim juga mengingatkan pengunjung untuk selalu mematuhi petunjuk serta arahan dari petugas di lokasi wisata.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat, dapat segera menghubungi pos polisi terdekat atau mengakses layanan call center bebas pulsa Polri di nomor 110.
"Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya. (*)
Jakarta — Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung ke sejumlah wilayah Jakarta, Tangerang Selatan hingga Kabupaten Bekasi, Minggu (6/9/2026).
Personel Batalyon A, B, C dan D Pelopor dikerahkan untuk melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan menggunakan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC), sekaligus membagikan masker dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak sebaran abu vulkanik.
Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI. Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung. Sementara Batalyon C menyemprot Jl. RE Martadinata dan Jl. Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl. Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
AWC berkapasitas 6.000 liter air digunakan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu tidak mudah beterbangan akibat aktivitas kendaraan. Di sejumlah lokasi, personel juga membagikan masker kepada warga serta menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat tetap tenang, menggunakan masker dan meningkatkan kewaspadaan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah tersebut merupakan respons cepat jajaran untuk membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik sekaligus melindungi masyarakat.
“Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.
Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di sekitar. Personel Brimob turut mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau.
Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang terdampak abu. Satbrimob Polda Metro Jaya terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan dukungan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan serta kenyamanan warga di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
TANGERANG — Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bergerak cepat memberikan perlindungan medis bagi para penumpang dan pengguna jasa bandara yang terdampak penundaan penerbangan (delay) akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Melalui Seksi Dokkes (Sidokkes), layanan pemeriksaan kesehatan dasar dan pembagian masker gratis diselenggarakan secara masif di seluruh terminal keberangkatan, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan kemanusiaan yang dimulai sejak pukul 12.30 WIB ini menyisir area vital di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah responsif ini diambil jajaran Polres Bandara Soetta guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat sebaran abu vulkanik yang mengganggu jadwal operasional penerbangan.
Dalam pelaksanaannya, tim medis Sidokkes melakukan pemeriksaan fisik secara proaktif, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga pembagian masker secara gratis.
Edukasi mengenai pentingnya menjaga saluran pernapasan di tengah paparan abu vulkanik juga terus disuarakan oleh petugas di lapangan.
Selain itu, paket suplemen vitamin dan obat-obatan disalurkan langsung kepada para calon penumpang yang membutuhkan penanganan medis ringan.
Aksi kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta, Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, serta diperkuat oleh dukungan dari personel Satlantas dan Pos Polisi (Pospol) Bandara Soetta.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Wisnu Wardana, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat merupakan prioritas tertinggi Polri dalam menghadapi situasi darurat akibat faktor alam.
Kombes Pol Wisnu mengatakan, Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen penuh untuk hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan terbaik bagi masyarakat.
"Dalam situasi darurat operasional seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kondisi fisik, selalu mengenakan masker, serta mematuhi seluruh arahan resmi dari otoritas bandara," ujar Kombes Pol Wisnu Wardana di Tangerang, Minggu (6/9).
Kombes Pol Wisnu juga mengingatkan masyarakat luas agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu spekulatif atau informasi hoaks yang belum terverifikasi kebenarannya terkait kondisi penerbangan.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan jangan ragu untuk memanfaatkan posko pelayanan kesehatan gratis yang telah kami sediakan jika mengalami keluhan kesehatan," tambah Kombes Wisnu.
Berdasarkan laporan terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Minggu (6/9/2026), pemantauan berkala terhadap dinamika erupsi Gunung Anak Krakatau dan arah sebaran abu vulkanik terus diintensifkan demi menjamin aspek keselamatan wilayah udara.
Otoritas bandara menegaskan, status operasional penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu menyelaraskan hasil mitigasi keselamatan penerbangan.
Melalui sinergi lintas fungsi ini, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran Polri di lapangan tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, melainkan juga menyentuh pemenuhan hak kesehatan dasar dan keselamatan jiwa masyarakat di lingkungan bandara. (*)
DEPOK, 6 September 2026 — Korps Samapta Baharkam Polri memperkuat kesiapsiagaan personel, peralatan, patroli, SAR, dan layanan kepolisian untuk menghadapi potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III atau Siaga.
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Nazli memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Apel Korsabhara Baharkam Polri, Minggu (6/9/2026). Sebanyak 299 personel disiapkan bersama 10 ekor K9, kendaraan rescue, kendaraan Karhutla, dapur lapangan, kendaraan K9, serta berbagai peralatan SAR.
Kesiapan tersebut diperkuat di wilayah dengan perintah kepada Dirsabhara/Dirsampata Polda Banten, Polda Lampung, dan Polda Metro Jaya untuk melaksanakan apel kesiapsiagaan pasukan serta memastikan personel siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III atau Siaga menjadi perhatian masyarakat. Setelah mengalami erupsi menerus sekitar 25 jam, aktivitas vulkanik masih terus dipantau dan potensi erupsi susulan tetap menjadi perhatian. Sebaran abu vulkanik juga berdampak pada sejumlah wilayah di Banten dan Lampung serta memengaruhi aktivitas penerbangan.
Kesiapsiagaan Samapta Baharkam Polri ditujukan untuk memastikan masyarakat memperoleh bantuan secara cepat apabila terjadi gangguan keamanan, hambatan mobilitas, kebutuhan evakuasi, pencarian dan pertolongan, maupun kondisi darurat lainnya.
Personel Samapta dan unsur terkait akan memperkuat patroli di wilayah yang berpotensi terdampak, termasuk kawasan permukiman, jalur lalu lintas, wilayah pesisir, serta lokasi yang menjadi akses masyarakat. Patroli dilakukan untuk memantau situasi sekaligus memberikan bantuan apabila ditemukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Selain patroli, personel SAR, Perintis, Satwa, dan K9 disiapkan agar dapat segera digerakkan untuk mendukung pencarian, pertolongan, evakuasi, dan penyelamatan. Kendaraan rescue, peralatan SAR, masker, dapur lapangan, serta perlengkapan pendukung lainnya juga disiapkan untuk menunjang pelayanan di lapangan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan Polisi 110. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan, meminta bantuan, atau memperoleh pelayanan kepolisian ketika menghadapi kondisi darurat, gangguan keamanan, hambatan di lapangan, maupun situasi lain yang membutuhkan kehadiran personel Polri.
Masyarakat diimbau menyampaikan informasi secara jelas, meliputi lokasi kejadian, kondisi yang dihadapi, kebutuhan bantuan, serta nomor yang dapat dihubungi. Setiap laporan akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai jenis kebutuhan serta perkembangan situasi di lapangan.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kesiapsiagaan yang dilakukan Korps Samapta Baharkam Polri merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi darurat seorang diri.
“Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa ketika terjadi sesuatu, ada personel yang siap membantu. Karena itu, Polri menyiapkan personel, kendaraan, peralatan SAR, K9, patroli, serta layanan Polisi 110 agar bantuan dapat dijangkau dengan cepat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.
Menurutnya, kesiapsiagaan tersebut bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan memastikan kemampuan respons Polri tersedia apabila situasi berkembang.
“Prinsip kami adalah memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bantuan ketika membutuhkan. Personel Samapta Baharkam dan jajaran kewilayahan siap melaksanakan patroli, memberikan pelayanan, membantu evakuasi, serta mengerahkan kemampuan SAR sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kehadiran Polri dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan pengamanan.
“Polri hadir untuk membantu masyarakat, menjaga kelancaran aktivitas, membuka akses, melakukan patroli, membantu evakuasi, serta melaksanakan pencarian dan pertolongan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110,” tegasnya.
Polri mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti informasi resmi dari PVMBG/Badan Geologi, BMKG, BNPB, BPBD, serta pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mematuhi batas atau zona bahaya yang telah ditetapkan.
Khusus masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik, penggunaan masker dan perlindungan mata dapat dilakukan sesuai anjuran instansi kesehatan. Masyarakat dan wisatawan juga diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait.
Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110. Layanan tersebut digunakan untuk laporan atau permintaan bantuan yang membutuhkan penanganan kepolisian. Masyarakat diharapkan menyampaikan informasi secara benar dan tidak menggunakan layanan 110 untuk laporan palsu atau tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Polri terus memperkuat kesiapsiagaan Samapta, patroli, SAR, dan layanan kepolisian secara kewilayahan sebagai bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat terlindungi, pelayanan tetap berjalan, akses bantuan mudah dijangkau, dan kemampuan pertolongan dapat bergerak cepat ketika dibutuhkan.
“Tidak perlu panik, tetapi jangan lengah. Ikuti informasi resmi. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, hubungi layanan 110. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, Polri siap hadir,” pungkas Trunoyudo.
JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Polri untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kapolda, Kapolres hingga Kapolsek diminta memastikan personel siap bergerak cepat memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Instruksi tersebut disampaikan Kapolri menyusul meluasnya dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek dan sekitarnya. Kapolri menekankan kehadiran personel di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan warga dapat segera ditangani.
“Untuk dampak vulkanik tolong untuk seluruh rekan-rekan agar siap siaga membantu masyarakat yang butuhkan bantuan Polri,” kata Sigit dalam instruksi terbarunya, Minggu (6/9/2026).
Kapolri meminta seluruh Kasatwil merespons kondisi tersebut secara cepat dengan mengoptimalkan pelayanan kepolisian, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menyiapkan dukungan kesehatan serta peralatan yang dibutuhkan.
“Mulai dari masker, dampak ISPA yang perlu rujukan RS, atau mungkin air bersih dan lain yang diperlukan,” ujar Sigit.
Sigit juga menekankan agar jajaran tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi mampu mengantisipasi kebutuhan di wilayah masing-masing. Personel diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, unsur kesehatan, kebencanaan serta instansi terkait untuk memastikan penanganan dampak erupsi berjalan terpadu.
Lebih dalam, Sigit menegaskan, personel Polri harus segera hadir apabila masyarakat membutuhkan.
“Termasuk evakuasi dan pengungsian bila diperlukan, dan masalah lain yang perlu kehadiran Polri. Termasuk membantu sosialisasi dan lain-lain,” tegas Sigit.
Sejalan dengan arahan tersebut, jajaran Polri di sejumlah wilayah telah melakukan langkah mitigasi. Polda Lampung, misalnya, menyiapkan dukungan kesehatan dan distribusi masker kepada masyarakat serta memastikan kesiapan pelayanan apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi maupun penanganan kesehatan dalam jumlah besar.
Polres Bogor juga telah membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik yang terpantau mencapai wilayah Kabupaten Bogor dan mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan endapan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Bogor. Sementara itu, personel kepolisian di Lampung Selatan bersama Dinas Kesehatan turut melakukan pembagian masker sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.
Di wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Polresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya turut menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker bagi penumpang serta pengguna jasa bandara yang terdampak penundaan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Polri terus menguatkan koordinasi dan kesiapsiagaan di wilayah yang berpotensi terdampak. Selain aspek keselamatan masyarakat, jajaran juga diminta mengantisipasi gangguan aktivitas warga, lalu lintas, pelayanan publik serta kebutuhan evakuasi apabila situasi berkembang.
Di sisi lain, Sigit mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan kebutuhan kepada kepolisian apabila membutuhkan bantuan ataupun pertolongan. Polri memastikan jajaran di kewilayahan siap memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat di tengah situasi bencana.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker apabila berada di wilayah terdampak abu vulkanik, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun petugas di lapangan.
SURABAYA - Upaya mencegah kecelakaan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penertiban pengendara, tetapi juga dengan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check di area parkir Wisata Religi Sunan Ampel, Jumat (4/9/2026) pagi.
Pemeriksaan menyasar bus dan kendaraan angkutan umum yang terparkir di lokasi tersebut. Petugas gabungan mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan serta kondisi teknis bus yang digunakan untuk mengangkut para peziarah.
Sejumlah komponen keselamatan turut diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kondisi ban, sistem pengereman, lampu, hingga perangkat pendukung keselamatan lainnya.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji mengatakan, kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi kendaraan yang kurang prima,” kata AKP Imam.
Ia mengingatkan seluruh pengelola dan pengemudi angkutan umum agar selalu melakukan pemeriksaan sebelum kendaraan beroperasi.
"Pengecekan tersebut mencakup aspek teknis keselamatan maupun kelengkapan administrasi kendaraan,karena hal itu sangat penting, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh,"
tambah AKP Imam.
Tidak hanya memeriksa kendaraan, petugas juga mengecek kondisi sopir dan kernet bus. Pemeriksaan meliputi tes kesehatan, kadar alkohol, serta penggunaan narkotika.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sopir dan kernet yang menjalani tes dinyatakan dalam kondisi baik. Hasil tes alkohol dan narkotika juga menunjukkan hasil nihil atau negatif.
“Seluruh hasil tes alkohol dan narkotika dinyatakan negatif. Kami juga mengingatkan para sopir agar menjaga kondisi tubuh dan tetap berkonsentrasi selama berkendara,” pungkasnya. (*)
Langganan:
Postingan (Atom)