Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

GRESIK - Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan Polri dalam hal ini Polres Gresik Polda Jatim tetap konsisten mendukung program strategis pemerintah di bidang pendidikan diantaranya Sekolah Rakyat.

Hal itu juga pernah disampaikan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027 beberapa waktu yang lalu.

AKBP Ramadhan menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi yang dinilai mampu membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Saat ditemui di Mapolres Gresik, AKBP Ramadhan kembali menegaskan,Polres Gresik Polda Jatim siap mendukung keberlangsungan program pemerintah di bidang pendidikan sebagai bagian dari upaya bersama mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.

"Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah ini dan semoga Sekolah Rakyat dapat menjadi wadah lahirnya generasi berkualitas yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Gresik dan Indonesia," tegas AKBP Ramadhan Nasution, Jumat (7/8/2026).

Kapolres Gresik juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal jalannya program Sekolah Rakyat Terintegrasi ini. 

Langkah konkret ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menekan angka putus sekolah sekaligus menekan angka kenakalan remaja di wilayah hukum Polres Gresik Polda Jatim.

Menurut AKBP Ramadhan Polres Gresik Polda Jatim juga kerap kali melaksanakan kegiatan edukasi pelajar di sekolah yang diisi oleh petugas dari berbagai satuan fungsi seperti, Satreskrim,Satresnarkoba,Satlantas,Satbinmas dan Satuan fungsi lainnya.

Kolaborasi aktif antara kepolisian dan dunia pendidikan ini diharapkan mampu menyaring pengaruh negatif yang kerap menyasar kalangan remaja.

"Materi edukasi yang kami sampaikan tentu beragam mulai dari budaya tertib berlalu lintas,mencegah bulying, menghindari Narkoba dan lainnya yang intinya agar pelajar terhidar dari perbuatan melawan hukum," terang AKBP Ramadhan.

Melalui sinergi yang terus dirawat ini, Polres Gresik Polda Jatim optimistis visi Indonesia Emas dapat diawali dari pemenuhan hak pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak-anak di Kabupaten Gresik. (*)


 

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty langsung tancap gas membangun komunikasi dengan insan pers usai mengemban amanah sebagai Kapolres Bojonegoro Polda Jatim.

Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Bareng Awak Media (Piramida) yang digelar di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Rabu (6/8/2026).

Hadir dalam kesempatan itu Wakapolres Bojonegoro, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro Sasmito Anggoro, para ketua organisasi profesi jurnalis, organisasi perusahaan media, serta awak media yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Polres Bojonegoro.

Dalam sambutannya, AKBP Yenni Diarty mengapresiasi kehadiran para jurnalis dan menyampaikan terima kasih atas kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan Polres Bojonegoro.

Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

"Piramida ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Kami ingin membangun kedekatan emosional dan komunikasi yang semakin baik dengan rekan-rekan media," ungkap AKBP Yenni.

Menurut AKBP Yeni, sinergi antara Polri dan media sangat penting, agar informasi yang diterima masyarakat akurat, berimbang, dan mampu menjadi cooling system di tengah derasnya arus informasi.

AKBP Yenni menambahkan, kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan media juga menjadi langkah antisipatif terhadap maraknya penyebaran hoaks maupun informasi provokatif di ruang publik. 

Melalui komunikasi yang terbuka, media dapat memperoleh klarifikasi langsung dari sumber resmi sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat tetap berdasarkan fakta dan berimbang.

Kapolres Bojonegoro juga mengajak seluruh insan pers untuk terus berkontribusi melalui pemberitaan yang edukatif dan menyejukkan. 

AKBP Yeni mengungkapkan, peran media sangat dibutuhkan dalam menciptakan rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Sementara itu, Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menyambut positif komitmen Kapolres Bojonegoro dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers. 

Menurutnya, media selama ini tidak hanya menjalankan fungsi penyebarluasan informasi, tetapi juga memiliki fungsi edukasi, hiburan, serta kontrol sosial melalui kritik yang membangun.

"Kami berharap hubungan kemitraan yang harmonis antara Polres Bojonegoro dan media dapat terus terjaga dengan mengedepankan profesionalisme, keterbukaan, dan saling menghormati, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro" ujarnya. (*)


 

MALANG - Satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. 

Dari hasil ungkap tersebut, seorang pria berinisial EWP (27) ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 96,28 gram dan 12 paket ganja dengan berat total 131,98 gram.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono di Mapolres Malang, Jumat (7/8/2026).

AKP M Budiono mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah Polisi melakukan penyelidikan dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang.

"Polisi mengamankan tersangka di area persawahan Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (26/7/2026) lalu,"kata AKP M Budiono.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga timbangan digital, satu alat hisap sabu, pipet kaca, plastik klip kosong, satu telepon genggam, serta sebuah tas yang diduga digunakan untuk menyimpan barang bukti.

AKP Budiono mengatakan, barang bukti yang diamankan mengindikasikan narkotika tersebut diduga akan diedarkan kembali. 

"Penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap asal barang maupun kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat," ujar AKP Budiono.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang tentang Narkotika dan terancam hukuman pidana penjara dengan ancaman minimal 5 tahun.

"Polres Malang berkomitmen memberantas peredaran narkotika sampai ke akarnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya," pungkas AKP Budiono. (*)


 

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jatim terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Blok Bantengan hingga Pusung Jantur, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Penanganan Karhutla yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu dilakukan secara terpadu sejak Selasa (4/8/2026) setelah terpantau muncul titik api di kawasan tersebut. 

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan proses pemadaman dan upaya pengendalian kebakaran akan terus dioptimalkan.

"Sejumlah personel kami siagakan di Gunung Bromo untuk membantu penanganan Karhutla," kata AKBP Asmida, Jumat (7/8/2026).

Sementara itu saat ditemui di lapangan, Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan upaya penanganan Karhutla melibatkan personel Polri, TNI, TNBTS, Perhutani, BPBD, Satpol PP, Tagana serta masyarakat sekitar.
 
Kompol Rizal menjelaskan, personel gabungan tidak hanya melakukan pemantauan dan mitigasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pemadaman api.

"Tim gabungan melakukan penyisiran, pemadaman menggunakan peralatan manual serta penyekatan di sejumlah titik guna mencegah api meluas ke kawasan lain," kata Kompol Rizal.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran diduga bermula dari ilalang dan rumput kering yang terbakar di kawasan hutan. 

Kondisi cuaca yang panas, vegetasi yang mengering serta tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan api dengan cepat merambat ke area sekitarnya. 

Medan yang berupa perbukitan dengan kemiringan mencapai sekitar 70 derajat serta keterbatasan sumber air juga menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

"Pemadaman sementara ini masih dilakukan dengan cara manual," kata Kompol Rizal.

Hingga saat ini, koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran mengingat kondisi ilalang dan rumput yang tebal serta kering masih sangat mudah terbakar.

"Personel gabungan akan terus bersiaga dan melakukan upaya pemadaman hingga kondisi benar-benar terkendali," pungkas Kompol Rizal.  (*)


 

 

Probolinggo - Bhabinkamtibmas Polsubsektor Kedopok, Polres Probolinggo Kota, terus mengintensifkan pendampingan kepada petani melalui kegiatan sambang dan monitoring lahan jagung sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) di lahan pertanian jagung yang berada di Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

 

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Lor, Briptu Fadhilah K, melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung varietas Juara yang ditanam di lahan seluas sekitar 3.500 meter persegi milik Anton. Lahan yang dikelola Kelompok Tani Pakis Jaya tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada 10 September 2026 dengan estimasi hasil panen mencapai 3 hingga 3,5 ton.

 

Selain memantau kondisi tanaman, petugas juga berdialog dengan petani untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan jagung sekaligus menyerap berbagai kendala yang dihadapi selama masa perawatan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Briptu Fadhilah turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para petani dan warga sekitar agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan pertanian serta memperkuat kebersamaan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

 

Petugas juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas melalui pengelolaan lahan yang baik sehingga hasil panen dapat lebih optimal dan mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

 

Kegiatan sambang ini sekaligus menjadi sarana mempererat kemitraan antara Polri dengan kelompok tani dan masyarakat, sehingga komunikasi terkait keamanan lingkungan maupun perkembangan sektor pertanian dapat terus terjalin dengan baik.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat pun menyambut positif kehadiran anggota Polri yang aktif mendampingi petani dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kedopok.

KOTA BLITAR – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Blitar Kota Polda Jatim menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat di depan Mapolres Blitar Kota, Kamis (06/08/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Blitar Kota ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Dalam pelaksanaannya, beras SPHP dijual dengan harga Rp57.000 per kemasan isi 5 kilogram. 

Sebanyak 43 sak atau total 215 kilogram beras berhasil disalurkan kepada masyarakat yang datang untuk memanfaatkan program tersebut.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui Kasihumas AKP Sjamsul Anwar menyampaikan, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

AKP Sjamsul menegaskan, Polres Blitar Kota Polda Jatim berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat, termasuk menjaga ketahanan pangan.

"Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kami berharap kebutuhan pokok dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah dan harga yang lebih terjangkau,"ujar AKP Sjamsul.

Dengan Gerakan Pangan Murah dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke - 81 ini pula Polres Blitar Kota berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui aksi sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu dengan adanya penyaluran beras bersubsidi tersebut karena dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. (*)


 

SURABAYA,– Polda Jawa Timur menggelar acara nonton bareng (nobar) Final Piala Presiden 2026 antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis malam (6/8/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi ribuan Bonek Mania untuk tetap memberikan dukungan kepada Persebaya meski pertandingan digelar tanpa penonton di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Acara nobar dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce, para Pejabat Utama Polda Jatim, serta sekitar 5.000 Bonek Mania yang memadati Lapangan Mapolda Jatim.

Selain menyediakan layar lebar untuk menyaksikan pertandingan bersama, Polda Jatim juga menyiapkan berbagai konsumsi berupa makanan, minuman dan hiburan musik bagi para suporter. 

Suasana kebersamaan, tertib, dan penuh semangat mewarnai jalannya nobar hingga akhir pertandingan.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jatim kepada para suporter Persebaya yang tidak dapat hadir langsung di stadion karena laga final digelar tanpa penonton.

"Nonton bareng ini kami selenggarakan untuk memfasilitasi rekan - rekan Bonek Mania agar tetap dapat memberikan dukungan kepada Persebaya dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan, meskipun pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion," kata Kombes Abast.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas suporter sepak bola di Jawa Timur.

"Kami mengajak seluruh Bonek dan Bonita untuk terus menjaga sportivitas, menghormati semua pihak, dan menunjukkan bahwa suporter Jawa Timur mampu memberikan dukungan dengan cara yang positif serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban,"terang Kombes Abast.

Antusiasme ribuan suporter yang hadir menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat Surabaya terhadap Persebaya sekaligus membuktikan bahwa semangat mendukung tim kebanggaan dapat diwujudkan dalam suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan bagi Persebaya Surabaya usai mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 1-1 (6-5). (*)