TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
Shooting
Pilihan Pembaca
Racing
Postingan Populer
News
BONDOWOSO– Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan
Polres Bondowoso Polda Jatim bersama Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI)
Kabupaten Bondowoso dengan turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada
pengemudi ojek online dan masyarakat.
Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian sekaligus mempererat
sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam melayani masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Aryo
Dwi Wibowo didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, para pejabat
utama Polres Bondowoso, jajaran Bhayangkari, serta para kepala desa yang
tergabung dalam PKDI Bondowoso, Minggu (15/3/26).
Sejumlah paket takjil dibagikan kepada para pengemudi ojek online,
pengendara, dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa
terbantu saat masih berada di perjalanan.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan kegiatan
tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim bersama para
kepala desa kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat
kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama PKDI
Bondowoso kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online dan warga
yang masih berada di jalan saat menjelang berbuka puasa," ungkap AKBP
Aryo.
Ia berharap kebersamaan ini dapat mempererat hubungan antara
kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat untuk turut menjaga Kantibmas di
Kota Tape.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Polres Bondowoso Polda
Jatim dan pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta
membangun kedekatan dengan masyarakat.
Salah satu pengemudi ojek online yang menerima takjil mengaku
bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Polres Bondowoso dan para kepala
desa.
Menurutnya, bantuan sederhana tersebut sangat berarti bagi
pengendara yang masih bekerja saat waktu berbuka puasa tiba.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Kapolres Bondowoso dan
para kepala desa yang sudah berbagi takjil kepada kami. Kegiatan seperti ini
sangat membantu pengemudi ojek online yang masih berada di jalan saat menjelang
berbuka,” ujar salah seorang pengemudi ojol.
BLITAR – Hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di
wilayah hukum Polres Blitar Polda Jatim terpantau situasi arus lalu lintas
pemudik mulai tampak peningkatan pada Minggu (15/3/26).
Pola - pola pengaturan arus terus dilakukan oleh petugas di
lapangan untuk antisipasi kepadatan lalu lintas yang berpotensi kemacetan.
Tampak Tim Urai Polres Blitar Polda Jatim yang dipimpin KBO
Lantas, Iptu Putut Siswahyudi bergerak cepat memberikan bantuan kepada
pengendara yang mengalami kendaraan mogok di Jalan Raya Kanigoro arah Siraman -
Malang.
"Tadi kami menerima laporan ada kendaraan mogok di badan
jalan, lalu kami bantu untuk penanganan agar tidak menimbulkan kemacetan,"
ujar Iptu Putut usai bantu dorong mobil mogok.
Ia menegaskan, Polres Blitar berkomitmen memberikan pelayanan
cepat kepada masyarakat guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan
kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar.
Berkat respon cepat petugas, situasi lalu lintas di Jalan Raya
Kanigoro arah Siraman menuju Kabupaten Malang tetap berjalan lancar dan tidak
sempat terjadi kemacetan.
Iptu Putut mengimbau bagi pemudik yang merasa lelah agar dapat
memanfaatkan pos - pos yang telah disediakan oleh Polres Blitar Polda Jatim.
"Jika ada kendala atau gangguan kamtibmas, masyarakat bisa
hubungi call center 110 bebas pulsa maka kami akan segera tindaklanjuti,"
pungkasnya.
Dengan kesigapan petugas dari Polres Blitar Polda Jatim yang
bersinergi dengan lintas sektor ini, diharapkan Operasi Ketupat Semeru 2026
sukses mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia.
Untuk diketahui, Polres Blitar Polda Jatim telah mendirikan
sebanyak 17 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026 yang tersebar di lokasi stragis di
wilayah Kabupaten Blitar.
Pos tersebut berada di Kanigoro,Selorejo,Stasiun Wlingi, Terminal
kesamben,Simpang 3 Brongkos,Simpang 3 Siraman, Simpang 3 RSUD Wlingi, Simpang 4
Talun, Simpang 4 Kendalrejo, Simpang 4 Tumpang, Simpang 3 Tingal, Sumpang 4
garum, Simpang 3 Jembatan Kademangan dan Simpang 4 JLS Tambakrejo.
Selain itu Pospam juga didirikan oleh Polres Blitar di wisata
Blitar Park,Kampung Coklat,Pantai Tambakrejo dan wisata Pantai Serang.
JAKARTA – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah
satu pusat perkembangan bola voli di kawasan Asia. Hal ini ditandai dengan
digelarnya acara Drawing & Press Conference AVC Men’s Champions League 2026
di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (15/3).
Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian turnamen bergengsi
tingkat internasional yang akan mempertemukan klub-klub bola voli putra terbaik
dari berbagai negara di Asia.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, antara lain
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Presiden Asian Volleyball
Confederation (AVC) Ramon Suzara, Chief Business Officer Volleyball World Guido
Betti, Presiden Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo,
serta Ketua Voli Polisi sekaligus Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto.
Turnamen internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13–17
Mei 2026. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, panggung utama kompetisi
klub-klub elite Asia kali ini akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani,
Pontianak, Kalimantan Barat.
Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain
sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme penonton lokal yang tinggi,
keputusan ini juga menunjukkan semakin matangnya dukungan regulasi serta
partisipasi sponsor di daerah untuk menyelenggarakan ajang olahraga bertaraf
internasional. Penyelenggaraan di luar Jakarta diharapkan mampu memperluas
euforia dan pemerataan perkembangan olahraga voli di berbagai daerah di
Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Pipit Rismanto menekankan bahwa
momentum besar ini sejatinya adalah milik para atlet, khususnya keluarga besar
Bhayangkara Presisi. Menurutnya, kerja keras serta jam terbang para pemain di
lapangan menjadi faktor penting yang membawa kompetisi kelas dunia seperti AVC
Men’s Champions League kembali digelar di Indonesia.
“Prestasi yang telah diukir tidak hanya membawa piala ke lemari
penghargaan, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi jutaan anak muda di
berbagai daerah yang saat ini sedang berlatih bola voli di kampung-kampung
mereka,” ujar Pipit.
Sementara itu, Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga standar
penyelenggaraan internasional guna meningkatkan nilai jual olahraga nasional di
kancah global. Ia berharap ajang ini dapat menjadi batu loncatan bagi atlet
Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat dunia.
Di sisi lain, Ramon Suzara menyampaikan apresiasi atas komitmen
Indonesia dalam memajukan bola voli Asia. Menurutnya, kesiapan infrastruktur
serta ekosistem olahraga di Indonesia, termasuk di Pontianak, menjadikan
Indonesia sebagai salah satu mitra strategis penting bagi federasi bola voli
Asia.
Keberhasilan membawa ajang internasional ke Pontianak menjadi
bukti bahwa ekosistem olahraga nasional semakin matang. Hal tersebut ditopang
oleh tiga pilar utama, yakni kualitas atlet yang mampu bersaing di level Asia,
antusiasme suporter Indonesia yang dikenal sangat fanatik, serta sinergi kuat
antara pemerintah, federasi olahraga, dan dukungan sponsor dalam memastikan
penyelenggaraan turnamen berjalan secara profesional.
KORLANTAS POLRI, Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas)
Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum mengatakan bahwa situasi
arus lalu lintas mudik lebaran 2026 masih sangat terkendali.
Hal itu ia sampaikan di Posko Command Center KM 29, Cikampek,
Minggu (15/3/2026). Kakorlantas mencatat bahwa sebanyak 25 persen kendaraan
telah meninggalkan Jakarta.
"Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup
terkendali. Jadi, belum nampak kepadatan. Namun demikian yang berada di tol
sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik
yang menuju ke Transjawa, Bandung, dan Sumatera," kata Kakorlantas.
Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat
kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu. Hal ini menjadi catatan yang
positif mengingat segala bentuk persiapan telah dilakukan sejak jauh hari.
"Tetapi yang paling penting, saya sampaikan bahwa fatalitas
korban meninggal dunia turun 45 persen. Jadi, fatalitas korban turun 45
persen," tegas Kakorlantas.
Kakorlantas juga menilai kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga
ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi
kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap
mengalir dengan lancar.
Selain itu, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai langkah
antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic
counting yang dipantau secara real-time.
"Alhamdulillah SKB ini sangat strategis bahwa flow daripada
lalin yang ada di jalan tol dan alteri cukup terkendali. Dari dua hari ini kita
melakukan sosialisasi dan bahkan tadi malam kami sudah melakukan tindakan
tegas," tutur dia.
"Apabila masih ada kendaraan sumbu tiga melintasi tol, karena
ini bagian daripada komitmen bersama, bagaimana kita memerintahkan untuk
ditindak," sambungnya.
Apabila dari situasi harkamtibmas, laporan mengenai kriminalitas
menonjol tercatat nihil, sementara kondisi di berbagai simpul transportasi
utama stasiun, bandara, terminal cukup terkendali
"Sekali lagi, kami hadir untuk melayani masyarakat. Mari
bersama-sama kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Selamat pergi,
selamat kembali,” pungkasnya.
MALANG KOTA – Menjelang rangkaian libur panjang Hari Raya Nyepi
dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Malang Kota memetakan lima potensi
kerawanan yang perlu diantisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban
masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Malang.
Pemetaan dilakukan sebagai langkah preventif dan preemtif dalam
rangka memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik serta
aktivitas libur Lebaran tahun 2026.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjelaskan,
potensi pertama yang menjadi perhatian adalah kepadatan arus lalu lintas.
Kota Malang merupakan jalur strategis menuju kawasan wisata di
Malang Raya, sehingga setiap musim mudik terjadi peningkatan signifikan
kendaraan yang melintas maupun yang masuk ke wilayah kota.
Selain kepadatan arus kendaraan, Polresta Malang Kota juga
memprediksi meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah fasilitas publik
seperti pusat perbelanjaan, destinasi wisata, kawasan kuliner, hingga pusat
oleh-oleh khas Malang.
Lonjakan aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan
kerawanan apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pengamanan yang
optimal.
Tantangan berikutnya adalah anomali parkir yang sering muncul di
kawasan keramaian akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.
"Kondisi ini kadang dimanfaatkan pihak tertentu untuk
mengambil keuntungan di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah
daerah,” ujar Kombes Pol Putu Kholis, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan, meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim
liburan juga berdampak pada aktivitas ekonomi yang semakin tinggi.
Situasi tersebut dapat memunculkan persoalan lain seperti
pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi musiman akibat
peningkatan permintaan barang dan jasa menjelang hari raya.
Menurut Kombes Putu Kholis, semakin tinggi mobilitas masyarakat,
maka semakin tinggi pula konsumsi dan aktivitas ekonomi.
"Dampaknya adalah muncul tantangan lain seperti pengelolaan
parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi temporer yang perlu kita kendalikan
bersama melalui kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa lima potensi kerawanan
tersebut menjadi dasar bagi jajaran Polresta Malang Kota merumuskan langkah
pengamanan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman,
Keluarga Bahagia.”
Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas,
tetapi juga memastikan keamanan masyarakat serta kelancaran aktivitas ibadah
dan wisata selama libur Lebaran.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan ribuan personel
gabungan lintas sektor.
Patroli bersama juga digencarkan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa,
serta unsur kelurahan dan RT/RW untuk menjaga kawasan permukiman, terutama
rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
“Jika kita mampu bersinergi dan mengelola situasi dengan baik,
maka momentum libur panjang ini bukan hanya aman secara kamtibmas, tetapi juga
menjadi peluang pertumbuhan ekonomi serta menunjukkan bahwa Kota Malang adalah
kota yang aman, ramah bagi wisatawan, dan nyaman bagi warganya,” pungkas Kombes
Pol Putu Kholis.
PROBOLINGGO - Polres Probolinggo Polda Jatim menyiapkan sejumlah
strategi untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas di masa mudik hingga balik
lebaran 2026.
Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif menegaskan hal itu
dilakukan untuk memastikan pelayanan pengamanan mudik lebaran bisa optimal dan
arus lalu lintas tetap lancar dan aman.
AKBP Latif mengatakan pascaapel gelar pasukan Operasi Ketupat
Semeru 2026, Polres Probolinggo Polda Jatim sudah melakukan langkah mitigasi
mulai dari kesiapan armada operasional, kuat personel hingga keberadaan pos
pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan) dan pos terpadu.
“Kami memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi prima
sehingga dapat digunakan secara maksimal oleh personel di lapangan,” ujar AKBP
Latif, Minggu (15/3/26).
Ia menambahkan, dengan kesiapan kendaraan operasional tersebut,
diharapkan personel dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat.
“Untuk mendukung pengamanan tersebut, kami menyiapkan empat pos
yang dapat dimanfaatkan masyarakat, yakni Pos Terpadu Kraksaan, Posyan Leces,
serta Pospam Gending dan Pospam Paiton,”terang AKBP Latif.
Sementara itu untuk menyikapi Tol Prosiwangi yang dibuka
fungsional, Polres Probolinggo juga mengatisipasi dengan melakukan pola - pola
pengaturan arus lalu lintas bila terjadi kepadatan khususnya di gerbang Tol
Paiton, Kraksaan dan Gending.
Selain gerbang tol tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim yang
bersinergi dengan lintas sektor termasuk pengelola tol, juga memberi perhatian
serius di gerbang Tol Probolinggo Timur (exit Leces).
"Kita antisipasi di gerbang Leces, yang diperkirakan
mengalami peningkatan lalu lintas karena gerbang Tol Probolinggo Timur ini juga yang melayani kendaraan dari arah
Lumajang dan Jember," terang AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo mengimbau masyarakat yang mudik agar dapat
memanfaatkan pos yang sudah disediakan oleh Polres Probolinggo untuk
mendapatkan layanan kepolisian maupun sekedar untuk beristirahat.
"Jangan memaksakan berkendara jika merasa lelah, silahkan
manfaatkan pos yang sudah kami siapkan untuk beristirahat agar Mudik Aman
Keluarga Bahagia,"pungkasnya.
Untuk diketahui, ruas tol Prosiwangi rencananya akan difungsikan
secara terbatas mulai 14 hingga 29 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus
mudik.
Selama masa operasional fungsional tersebut, tol Prosiwangi hanya
akan dibuka pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.
Probolinggo - Personel Polsubsektor Kanigaran, Polres Probolinggo
Kota melaksanakan patroli dialogis sekaligus pengamanan kegiatan pembagian
takjil kepada masyarakat di Jalan Hasan Genggong No. 10, Kelurahan Sukoharjo,
Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Minggu (15/3/2026) pukul 16.30 WIB.
Kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi
gangguan kamtibmas selama bulan Ramadhan, termasuk mengantisipasi kegiatan
ngabuburide yang kerap dilakukan masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kegiatan tersebut, petugas yang terdiri dari Aipda Primada,
Briptu Ridho, dan Bripda Dio juga melakukan pengamanan kegiatan pembagian
takjil kepada masyarakat.
Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengguna
jalan yang melintas di lokasi tersebut. Kehadiran petugas kepolisian juga
bertujuan memastikan kegiatan berlangsung tertib serta tidak mengganggu arus
lalu lintas.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga menyempatkan diri
berdialog dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta
mengajak warga turut menjaga situasi keamanan selama bulan Ramadhan.
Salah satu penerima takjil, Syahrul, mengaku senang dengan adanya
kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian
yang turut hadir di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang
sudah membantu mengamankan kegiatan ini sekaligus berbagi takjil kepada
masyarakat. Semoga para anggota Polri selalu diberikan kesehatan dan
keselamatan dalam menjalankan tugas serta terus bisa menjaga keamanan
masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman,
tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat
memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
.jpeg)

.jpeg)
