TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
Shooting
Racing
Postingan Populer
News
BONDOWOSO – Dalam rangka menjaga keamanan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025, Polres Bondowoso Polda Jatim terjunkan sejumlah personel pengamanan di tempat wisata yang ada di Kota Tape Bondowoso.
Selain itu patroli di permukiman juga di intensifkan khususnya rumah yang ditinggal mudik maupun warga yang keluar kota dalam rangka lebaran.
Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kerawanan kriminalitas serta kemacetan akibat tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung.
AKBP Harto Agung Cahyono juga menyampaikan untuk pengamanan lokasi wisata difokuskan pada lokasi wisata favorit, seperti wisata Arak-Arak, Pemandian Navara, serta Kawah Ijen.
“Kami telah menyiapkan personel untuk mengamankan titik-titik rawan di lokasi wisata guna memastikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung,” ujarnya, Kamis (3/4).
Selain pengamanan, Polres Bondowoso Polda Jatim juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengatur lalu lintas di jalur menuju lokasi wisata.
Petugas lalu lintas disiagakan untuk mengatur arus kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan panjang.
Kapolres Bondowoso juga mengimbau kepada para wisatawan agar tetap waspada terhadap barang bawaan mereka serta mengikuti aturan yang berlaku di lokasi wisata.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati, tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan wisatawan dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman di Bondowoso.
Polres Bondowoso Polda Jatim berharap masyarakat juga berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa liburan. (*)
MOJOKERTO - Pores Mojokerto Polda Jatim menutup sementara jalur alternatif Mojokerto ke Kota Batu.
Hal itu dilakukan demi keamanan masyarakat imbas Tanah longsor yang menimbun jalur Pacet - Cangar di kawasan wisata Watu Lumpang, Mojokerto.
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto menjelaskan, jalur alternatif Pacet-Cangar belum bisa dilalui kendaraan sama sekali.
Karena permukaan jalan aspal masih tertimbun material tanah longsor berupa lumpur, bebatuan dan pohon.
"Untuk jalur saat ini masih tertutup total material longsor," terangnya kepada wartawan di lokasi, Kamis malam (3/4/2025).
AKBP Ihram mengatakan panjang jalan yang tertimbun tanah longsor sekitar 50 meter dan Tinggi tebing yang longsor sekitar 50 meter.
"Material tanah longsor masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter," terangnya.
Saat ini, petugas gabungan dari Polres Mojokerto Polda Jatim, BPBD, Basarnas dan para relawan masih melakukan pembersihan material tanah longsor secara manual.
"Kami lakukan pembersihan longsor secara manual, sebab alat berat belum sampai di lokasi,"terangnya.
Sementara itu untuk keamanan pengendara dari arah Pacet menuju ke Cangar Batu dialihkan.
"Untuk jalur alternatif ini sementara tidak bisa dilalui sampai material longsor bisa kami bersihkan," jelas AKBP Ihram.
Himbauan penutupan jalan ini dilakukan Polres Mojokerto Polda Jatim melalui himbauan di bundaran Pacet serta rest area Sendi serta media sosial.
"Pengendara bisa melewati jalur Trawas- Pandaan menuju Malang sebagai jalur alternatif," pungkas AKBP Ihram. (*)
MOJOKERTO - Akibat cuaca yang kurang mendukung, proses penanganan longsor di Watu Lumpang Kecamatan Pacet sempat tertunda.
Tim Evakuasi dari personel Polres Mojokerto Polda Jatim, TNI, BPBD, Basarnas serta relawan yang bahu membahu mencari korban bencana longsor mengalami banyak kendala dalam proses evakuasi.
"Cuaca hujan terus menerus serta lokasi yang rawan terjadi longsor susulan sehingga mengakibatkan terbatasnya pengelihatan," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Ihram Kustarto, Kamis malam (3/4).
AKBP Ihram mengungkapkan, saat proses evakuasi juga terkendala waktu yang mulai beranjak malam sehingga membuat proses pencarian para korban dilanjutkan Jumat (4/4).
Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama dari Basarnas, BPBD dan Kepolisian dengan pertimbangan keselamatan para Tim evakuasi.
Kondisi di sekitar lokasi bencana masih mengkhawatirkan terjadi longsor susulan.
"Keselamatan Tim evakuasi yang utama, jangan sampai ada korban selanjutnya akibat cuaca yang tidak mendukung,"ujar Kapolres Mojokerto.
Kapolres Mojokerto juga mengatakan korban jiwa dalam bencana longsor tersebut saat ini masih belum bisa dipastikan jumlahnya.
Namun Tim Evakuasi di lokasi kejadian bencana longsor berhasil mengevakuasi 1 orang dalam kondisi meninggal dunia.
Hal ini juga seperti disampaikan Ketua Tim Basarnas Jawa Timur Yoni Fahriza.
"Tim gabungan evakuasi bencana longsor pacet berhasil mengevakuasi 1 korban dari lokasi bencana," ujarnya.
Korban langsung dibawa ke rumah Sakit Sumber Glagah Pacet.
"Kami belum bisa memastikan berapa jumlah korban dalam bencana longsor ini, proses pencarian masih berlanjut, hasilnya akan kita sampaikan kepada rekan media bila ada perkembangan di lokasi bencana longsor."ujar Yoni. (*)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryanugroho memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada 5, 6, dan 7 April 2025 mendatang.
Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Polri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pengaturan jalur dan penerapan sistem contraflow serta one way.
Menurut Irjen Pol Agus, arus balik tahun ini sudah berjalan lancar, meskipun ada perbedaan psikologis antara arus mudik dan arus balik.
"Untuk arus balik, para pemudik biasanya sudah dalam kondisi lelah, sehingga kami perlu menyiapkan skema yang lebih hati-hati dan fleksibel," ujarnya.
Pihak kepolisian telah mempersiapkan berbagai opsi untuk mengatur lalu lintas. Pada tanggal 2 April, sistem contraflow sudah diterapkan mulai KM 70 hingga KM 55. Pada tanggal 3 April, apabila volume kendaraan meningkat, skema one way lokal akan diterapkan dari KM 188 hingga KM 70, dan bahkan dapat diperpanjang hingga KM 246 Pejagan jika diperlukan.
"Jika terjadi lonjakan arus balik pada 5 dan 6 April, kami akan memberlakukan one way nasional, dengan titik awal di KM 414 Kalikangkung, untuk memudahkan pemudik yang kembali ke kota," tambah Kakorlantas.
Polri akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas, melakukan evaluasi secara berkala, dan mengatur langkah-langkah lebih lanjut untuk menghindari kemacetan yang dapat mengganggu kenyamanan pemudik selama arus balik Lebaran.
Jakarta – Seorang pemudik asal Jakarta, Marini, berbagi pengalamannya terkait perjalanan mudik tahun ini menuju Pangkal Pinang.
Marini memulai perjalanannya dari Bandung pada pagi hari menuju Jakarta, sebelum melanjutkan keberangkatan ke Pangkal Pinang pada sore hari. Ia bersyukur karena perjalanan dari Bandung ke Jakarta berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Dalam perjalanannya, Marini juga mengapresiasi keberadaan posko pengamanan yang disediakan oleh Polri. “ Posko tersebut sangat membantu dalam mengatur arus mudik, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar “ Jelas Marini.
Pelayanan yang baik dari Polri, yang turut berperan aktif dalam menjaga kelancaran arus mudik.
Sebagai pemudik, Marini menyampaikan terima kasih kepada Polri atas kerja keras serta kontribusi mereka dalam pengamanan arus mudik. “ Di tengah lonjakan jumlah pemudik,
Polri telah bekerja optimal dalam memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman “ Tambah Marini.
Marini pun berharap pelayanan dan pengamanan yang baik ini dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.
TANJUNGPERAK - Hari pertama Idul Fitri dimanfaatkan masyarakat untuk bermaaf-maafan, namun tidak sedikit pula yang memanfaatkan Hari pertama lebaran untuk berwisata bersama keluarga.
Hal ini diantisipasi oleh Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dengan melakukan pengamanan.
Salah satu pengamanan obyek vital yang dilakukan pengamanan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim adalah Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP William Cornelis Tanasale melalui Kasihumas, Iptu Suroto mengatakan selama libur lebaran, sejumlah personel telah diploting di obyek vital lainnya.
"Kami laksanakan patroli dan pengamanan di sekitar lokasi THP Kenjeran. Kami juga mengamankan semua obyek vital terutama tempat wisata," kata Iptu Suroto, Senin (31/3).
Meski belum banyak masyarakat yang berwisata, personel tetap menyiagakan anggota di lokasi.
"Ini untuk memastikan mudik aman keluarga nyaman," tuturnya.
Pengamanan dilaksanakan secara stasioner serta patroli mobile.
"Kami pastikan wilayah kami aman dan kondusif selama lebaran," terangnya. (*)
KOTA KEDIRI - Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil yang akrab disapa Gus Ab menyampaikan apresiasi kepada Polres Kediri Kota Polda Jatim yang telah berbagi keberkahan di malam mulia penuh kemenangan jelang Idul Fitri 1446 H.
Menurut Gus Ab, aksi Polisi Peduli ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat penerima terutama yang kurang mampu.
"Atas nama pengurus PCNU Kota Kediri, saya menghaturkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Kediri Kota yang telah punya kepekaan sosial mau berbagi, mau menyentuh saudara kita khususnya yang membutuhkan," ungkap Gus Ab.
Menurut Ketua PCNU Kota Kediri ini banyaknya yang dibagikan bukanlah ukuran, namun kemauan dan perhatian dari Polres Kediri Kota Polda Jatim adalah hal yang patut disyukuri.
"Mungkin tidak seberapa yang diberikan, tetapi yang kita nilai adalah perhatianya,"kata Gus Ab yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, Minggu malam (30/3).
Masih kata Gus Ab, syukur itu siapa yang memberi nikmat, bukan melihat besar kecilnya nikmat.
"Panjenengan yang di sini merupakan orang pilihan, karena tidak semua di undang ke sini," tutur Gus Ab.
Ia mengajak warga masyarakat Kota Kediri untuk nendoakan Polres Kediri Kota Polda Jatim agar senantiasi menjadi pelindung, pengayom dan melayani masyarakat dengan penuh amanah.
"Mari kita doakan Polres Kediri Kota dan jajaeannya, kususnya bapak Kapolres dalam mengemban amanat , melayani masyarkat diberikan kekuatan lahir dan batin oleh Allah SWT," pungkas KH Abu Bakar Abdul Jalil.
Sebagai informasi, Polres Kediri Kota Polda Jatim telah menggelar kegiatan bakti sosial, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Bakti sosial itu dilakukan dengan membagikan 1.000 paket Lebaran kepada masyarakat yang dipandang layak menerima bantuan di wilayah hukum Polres Kediri Kota Polda Jatim.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, 1.000 paket lebaran itu dari semua anggota Polres Kediri Kota Polda Jatim dan jajarannya yang dikumpulkan.
"Kita siapkan 1000 paket lebaran dengan penerima terdiri dari 600 perwakilan warga di 46 Kelurahan yang ada di Kota Kediri, dan 60 Desa yang ada di Kabupaten Kediri tepatnya di Kecamatan yang ada di Barat Sungai," jelas AKBP Bramastyo.
Adapun penerima bingkisan yakni relawan medis, organisasi kemasyarakatan dari 10 lembaga swadaya masyarakat yang ada di Kediri Raya, Senkom, Disabilitas, Petugas Kebersihan, tukang becak, saka Bhayangkara dan takmir masjid.
"Kita berbagi bersama masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah hukum Polres Kediri Kota untuk sama-sama merasakan hari penuh kemenangan setelah berpuasa ramadahan 1446 H," ujar AKBP Bramastyo.
Kapolres Kediri Kota dan segenap anggota jajaran Polres Kediri Kota Polda Jatim juga menghaturkan permohonan maaf atas salah dan khilaf kekurangan dalam berinteraksi memberikan pelayanan pada masyarakat.
"Kami keluarga besar Polres Kediri Kota dan jajaran mengucapkan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin,"pungkasnya. (*)