TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
Shooting
Pilihan Pembaca
Racing
Postingan Populer
News
BLITAR – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Blitar Polda Jatim melalui pendekatan humanis.
Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas menggelar aksi simpatik di kawasan Terminal Kesamben dengan memberikan edukasi langsung sekaligus kepada Sopir bus, penumpang dan pengguna jalan yang tertib.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K., M.H. bersama jajaran personel Satlantas.
Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan lintas sektoral sebagai bentuk kolaborasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Blitar.
Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis dan kegiatan pelayanan Pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi angkutan umum.
Selain itu para pengemudi dan awak bus lainnya juga dilakukan Tes Urine untuk memastikan para pengemudi dalam keadaan sehat dan tidak terpengaruh alkohol dan narkoba.
Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan brosur tentang keselamatan kepada pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Blitar mengatakan, pendekatan persuasif menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya, Sabtu (7/2/26).
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi lintas sektoral dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Blitar dapat terus ditekan,” pungkas AKP Galih.(*)
PROBOLINGGO – Keindahan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh panorama alamnya, tetapi juga oleh kebersihan dan kepedulian bersama.
Sejalan dengan semangat tersebut, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bersinergi dengan masyarakat melaksanakan aksi kerja bakti di sejumlah kawasan wisata pantai sejak Jumat (6/2/2026).
Empat pantai unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo menjadi sasaran utama kerja bakti, yakni Pantai Pesona Dringu, Pantai Bentar, Pantai Duta, dan Pantai Bohay.
Kawasan tersebut merupakan destinasi favorit yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata daerah.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri bersama masyarakat dalam menjaga dan merawat destinasi wisata agar tetap bersih, nyaman, serta memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kebersihan destinasi wisata merupakan tanggung jawab bersama dan harus dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya pada momen tertentu.
Menurut AKBP Latif, pantai dan destinasi wisata ini adalah wajah Probolinggo.
"Kalau bersih, orang akan datang. Kalau terawat, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak, karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya membersihkan hari ini, tetapi menjaga kebersihan setiap hari,” tegas AKBP Latif, Minggu (8/2/26)
Kapolres Probolinggo juga mengarahkan jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim agar terus aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
“Polri harus menjadi penggerak dan teladan. Kita hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk mengedukasi, mengajak, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” kata AKBP Latif.
Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menekankan bahwa kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran di wilayah masing-masing, dengan sasaran lingkungan umum dan lokasi yang memiliki nilai strategis, termasuk kawasan wisata.
“Kami ingin semangat gotong royong ini terus hidup. Jika kebersihan menjadi budaya, maka Indonesia Asri bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar terwujud mulai dari desa hingga ke tingkat kabupaten,” ujar AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo juga memberi apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang nyaman serta mendukung kemajuan pariwisata daerah.
Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan kerja bakti tersebut dan berharap dapat dilakukan secara rutin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Probolinggo. Pantai menjadi lebih bersih dan nyaman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ungkap Pandi, salah satu warga.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun kepercayaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Dengan adanya kerja bakti serentak ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat dan destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang secara berkelanjutan sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri. (*)
MALANG – Satgas Pangan Polres Malang Polda Jawa Timur melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026.
Pengecekan salah satunya dilakukan di Pasar Kepanjen dengan menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging, telur, bawang, dan cabai.
Dari hasil pemantauan, stok bapokting di wilayah Kabupaten Malang dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kelangkaan.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Malang Polda Jatim untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dari potensi gejolak pasar menjelang Ramadhan.
“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen dalam kondisi aman dan mencukupi. Secara umum, harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2).
Ia menjelaskan, Satgas Pangan Polres Malang Polda Jatim juga memberi perhatian khusus pada komoditas cabai rawit merah yang memiliki potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca.
“Untuk cabai rawit merah memang ada potensi kenaikan harga karena tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun kami sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan,” jelasnya.
Ia menegaskan, Polres Malang Polda Jatim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distribusi dan harga bapokting, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.
AKP Hafiz juga mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.
Upaya penegakan hukum akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
“Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (*)
TANJUNG PERAK - Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus digencarkan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.
Tidak hanya melakukan penindakan di jalan raya, Polisi Lalu Lintas ini juga aktif melakukan pendekatan persuasif melalui media massa.
Kali ini, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, menyapa masyarakat dan berdialog interaktif melalui gelombang radio di Wijaya FM, Kamis sore (5/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar selama dua pekan dari 2 Pebruari 2026 hingga 15 Februari 2026.
Dalam siaran tersebut, AKP Imam didampingi KBO Satlantas mengajak para pendengar untuk tidak sekadar takut pada petugas, melainkan menjadikan tertib lalu lintas sebagai kebutuhan keselamatan diri sendiri.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pendengar setia radio, untuk selalu tertib di jalan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah," ujar AKP Imam.
Ia mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini menjadi cipta kondisi vital sebelum memasuki agenda besar berikutnya, yakni Operasi Ketupat.
Tahun ini, Operasi Keselamatan Semeru mengusung tema spesifik: ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026’.
"Pendekatan yang kami ke depankan adalah preemtif dan preventif. Edukasi seperti lewat radio ini dinilai efektif menjangkau masyarakat luas," tambahnya.
Melalui sosialisasi via udara ini, diharapkan kesadaran warga Surabaya Utara dan sekitarnya semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin jelang musim mudik mendatang.(*)
PONOROGO – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami longsor parah hingga berimbas pada jembatan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel nyaris ambruk.
Jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan itu nyaris tidak dapat dilewati oleh warga setempat.
Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi mengatakan akses jalan tersebut menjadi urat nadi warga, mulai dari jalur anak sekolah hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
"Oleh karena itu kami Polsek Ngebel sesuai petunjuk Bapak Kapolres, berupaya agar jalur ini bisa dilalui oleh warga dengan memperbaiki jembatan darurat bersama masyarakat setempat," kata AKP Nuryadi, Jumat (6/2/26).
Menurut AKP Nuryadi, badan jalan di lokasi tersebut telah beberapa kali mengalami longsor hingga menyebabkan sebagian badan jalan amblas.
AKP Nuryadi menambahkan, langkah awal pihak kepolisian bersama Pemerintah Desa Wagir Lor dan warga saat ini memasang papan kayu serta pembatas jalan agar jalur tersebut tetap bisa dilewati.
"Sudah normal bisa dilalui, namun akses hanya dapat digunakan pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak dapat melintas," kata AKP Nuryadi.
Di lokasi terpisah, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan Dinas Bina Marga untuk membangun jembatan darurat dari plat besi baja.
Jembatan darurat yang akan dibangun memiliki panjang 32 meter dengan tambahan sayap masing-masing 2 meter, sehingga total panjang mencapai 36 meter, dan lebar 1,2 meter.
"Pembangunan jembatan darurat tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan agar segera dapat digunakan masyarakat dan memulihkan kembali akses vital antar dua desa,"pungkas Kapolres AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (*)
SITUBONDO – Atas perintah Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul pada Senin (2/2), Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kalemdiklat Polri dan Dankor Brimob Polri menginstruksikan jajaran pendidikan Brimob untuk menindaklanjuti arahan tersebut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik Brimob) Polri menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026 yang tengah melaksanakan latihan renang laut.
Dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur bersama para siswa menyisir area pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi arahan Presiden RI agar seluruh elemen bangsa terlibat aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan kepada setiap personel Polri sejak masa pendidikan.
“Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi nyata arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh komponen bangsa berperan aktif menjaga lingkungan. Melalui Kalemdiklat Polri dan Korps Brimob Polri, para siswa Brimob tidak hanya dibentuk tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga ditanamkan kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Bhayangkara sejati bukan hanya sigap dalam tugas operasional, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa manfaat. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa Brimob semakin tertanam nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Aksi bersih pantai ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama serta kelestarian bumi pertiwi.