Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

*Jakarta* – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh anggota Polri terus menjaga semangat keteladanan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri setelah menghadiri malam Penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

“Seluruh anggota Polri harus terus menjaga semangat Hoegeng, merawat institusi yang kita cintai, serta menjadi polisi yang benar-benar dicintai masyarakat,” kata Kapolri.

Kapolri juga mengajak seluruh jajaran menjadikan semangat Hoegeng sebagai pedoman dalam menjaga integritas dan profesionalisme, baik ketika menjalankan tugas di hadapan masyarakat maupun saat tidak berada dalam pengawasan.

Menurutnya, anggota Polri harus tetap bekerja sepenuh hati untuk institusi dan masyarakat dalam setiap situasi. Konsistensi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga marwah organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

“Semangat tersebut harus terus kita jaga sebagai obor yang akan melahirkan Hoegeng-Hoegeng berikutnya,” ujar Kapolri.

Hoegeng Awards 2026 merupakan penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022. Tahun ini, sebanyak 9.125 anggota Polri diusulkan masyarakat dalam lima kategori penghargaan.

Ribuan usulan tersebut kemudian melalui proses verifikasi, seleksi Dewan Pakar, dan uji publik hingga terpilih lima anggota Polri sebagai penerima Hoegeng Awards 2026.

Kapolri menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar almarhum Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, Detikcom, Dewan Pakar, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendampingi dan berkontribusi dalam menghadirkan figur-figur polisi berdedikasi, inovatif, dan berintegritas.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan berkontribusi dalam menghadirkan sosok-sosok polisi yang memiliki dedikasi, inovasi, dan integritas, baik saat diawasi maupun ketika menjalankan tugas tanpa pengawasan, dengan tetap bekerja sepenuh hati untuk institusi,” tutur Kapolri.

Kategori Polisi Berdedikasi dianugerahkan kepada Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, S.I.K., Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau. Ia dikenal melalui program Green Policing yang memadukan edukasi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Kategori Polisi Inovatif diberikan kepada Brigadir Polisi Renita Rismayanti, S.H., anggota Divisi Hubungan Internasional Polri. Renita mengembangkan sistem basis data kriminal saat menjalankan Misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah dan menjadi Polwan Indonesia pertama yang menerima penghargaan *Women Police of the Year 2023* dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Penghargaan Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan diberikan kepada AKP Siti Elminawati, S.H., M.H., dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah. Ia telah mengabdi dalam penanganan perkara perempuan dan anak sejak 2002, termasuk mengawal perlindungan dan pemulihan korban kekerasan.

Kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman diraih Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua. Kedekatannya dengan masyarakat dan tokoh adat membuatnya dipercaya membantu menyelesaikan berbagai konflik melalui dialog serta pendekatan kekeluargaan.

Sementara itu, penghargaan Polisi Berintegritas diberikan kepada Kombes Pol. Norul Hidayat, S.I.K., Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Kepulauan Bangka Belitung. Ia menertibkan praktik pungutan liar, menerapkan transparansi, menolak segala bentuk pemberian, serta memperkuat pendidikan karakter di lingkungan pendidikan kepolisian. 

Keteladanan para peraih Hoegeng Awards 2026 tidak berhenti sebagai capaian personal, tetapi menjadi rujukan nyata bagi seluruh jajaran Polri untuk meningkatkan kualitas pengabdian, memperbaiki pola kerja, dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Praktik baik yang ditunjukkan para penerima juga menjadi contoh bahwa pembenahan institusi dapat tumbuh dari sikap dan tindakan setiap personel. Keberanian berinovasi, kepedulian terhadap kelompok rentan, kedekatan dengan masyarakat, serta keteguhan menolak penyimpangan menjadi nilai yang perlu diperkuat di seluruh jajaran.

Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyebut semakin banyak anggota Polri berintegritas yang muncul dan mendapat pengakuan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah personel yang diusulkan publik dalam Hoegeng Awards setiap tahunnya.

“Semoga Hoegeng Awards dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Chairul Tanjung.

Melalui Hoegeng Awards, semangat keteladanan Jenderal Hoegeng terus dirawat agar hidup dalam sikap, keputusan, dan cara kerja setiap anggota Polri. Nilai tersebut menjadi fondasi untuk menghadirkan polisi yang profesional, berintegritas, dan benar-benar dicintai masyarakat.
Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) secara resmi mengumumkan daftar nominasi Kompolnas Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada satuan kerja dan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang menunjukkan kinerja unggul, inovasi, integritas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2026, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, mengatakan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap capaian para nominator, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian di seluruh Indonesia.

"Harapannya, Kompolnas Awards dapat memotivasi satuan kerja lainnya melalui penerapan berbagai praktik terbaik sehingga seluruh jajaran Polri dapat terus meningkatkan kualitas kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Ida Oetari di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Menurut Ida, salah satu karakteristik utama dalam penilaian Kompolnas Awards adalah respons satuan kerja terhadap pengaduan masyarakat yang diterima Kompolnas, termasuk kecepatan dan kualitas tindak lanjut yang diberikan.

Selain itu, Kompolnas juga akan melaksanakan proses verifikasi dan visitasi lapangan terhadap para nominator untuk memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan dengan kondisi di lapangan.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh data yang dinilai pada tahap awal benar-benar tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, tim juri akan melakukan visitasi secara langsung kepada para nominator terbaik," ujarnya.

Ia menjelaskan, penilaian dalam Kompolnas Awards 2026 mengacu pada lima indikator utama atau 5P, yakni Prosperity, Planet, People, Partnership, dan Peace. Kelima indikator tersebut menjadi landasan dalam menilai kinerja, inovasi, integritas, serta dampak yang dihasilkan oleh setiap peserta.

Pada tahun ini, Kompolnas Awards menghadirkan 15 kategori yang terbagi ke dalam kategori satuan kerja dan kategori perseorangan.

Pada kategori Satker Mabes Polri, nominasi diberikan kepada Densus 88 Antiteror Polri, Pusat Identifikasi Bareskrim Polri, Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri, Diklat Reserse Lemdiklat Polri, serta Pasukan Gegana Korps Brimob Polri.

Untuk kategori Polda, nominasi diberikan kepada Polda Kalimantan Timur, Polda Lampung, Polda Kepulauan Riau, Polda Sumatera Selatan, dan Polda Kalimantan Tengah.

Kategori Polres Kelompok A diisi oleh Polres Sumedang, Polres Kutai Barat, Polres Tanah Laut, Polres Klungkung, dan Polres Banjar.

Kategori Polres Kelompok B meliputi Polres Bantul, Polres Kotawaringin Barat, Polres Kolaka, Polres Gorontalo, dan Polres Kupang.

Sementara itu, kategori Polres Kelompok C terdiri atas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polrestabes Semarang, Polresta Balikpapan, Polresta Mataram, dan Polresta Malang Kota.

Pada kategori Polsek Urban/Metro, nominasi diberikan kepada Polsek Medan Barat, Polsek Pesanggrahan, Polsek Banguntapan, Polsek Biringkanaya, dan Polsek Tanah Sereal.

Adapun kategori Polsek Rural/Pra-Rural diisi oleh Polsek Meral, Polsek Taniwel, Polsek Arso Timur, Polsek Metro Pusat, dan Polsek Girimulyo.

Pada kategori perseorangan, Kategori People terdiri atas Brigpol Lidya Afrila Anisa dari Polda Kalimantan Tengah, Aipda Lalu Satya Mandayan Kurnia dari Polda Nusa Tenggara Barat, serta Bripka Khairi dari Polda Riau. Untuk nominasi Planet diberikan kepada Aiptu Eko Yulianto dari Polda Banten, Aiptu Mulia Raja dari Polda Sumatera Barat, serta Dillia Rika Sari dari Polda Jawa Tengah.

Sedangkan Kategori Prosperity diisi oleh Bripka Sony Ikhwandi dari Polda Nusa Tenggara Barat dan Adi Qory Kurniawan dari Polda Jawa Tengah. Sementara itu, kategori Peace diisi oleh Aiptu Mawardi dari Polda Metro Jaya, Aipda Arjunif dari Polda Jambi, serta Tamarani Panjaitan dari Polda Jambi. Kategori Partnership meliputi Henry Bona Sinaga dari Polda Sumatera Utara, Agus Kurniawan dari Polda Jawa Tengah, serta Yogi Friatno Setiawan dari Polda Kalimantan Tengah. Lalu pada kategori Peacekeeper, nominasi diberikan kepada Brigpol Tiara Nissa Zulbida dari Divisi Hubungan Internasional Polri.

Sementara itu, kategori Satgas Wilayah Konflik diberikan kepada Iptu Suratman selaku Kasubsatgas TIK Satgas Bantuan Polda Papua, Bripda Isak S. Kafiar dari Subsatgas Lidik Satgas Gakkum Polda Papua, serta Bharaka I Ketut Martina dari Satgas Tindak Korps Brimob Polri.

Ida menegaskan bahwa seluruh nominator telah melewati proses seleksi yang panjang dan ketat dengan melibatkan unsur Kompolnas, Mabes Polri, akademisi, tokoh masyarakat, dan media.

"Kompolnas Awards bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga merupakan upaya bersama untuk membangun budaya profesionalisme, transparansi, dan inovasi di lingkungan Polri. Kami berharap seluruh nominator dapat menjadi inspirasi bagi anggota lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutupnya.
Jakarta – Kategori Polisi Berintegritas menjadi salah satu kategori dalam Hoegeng Awards 2026. Tiga perwira Polri terpilih sebagai nominator setelah dinilai memiliki rekam jejak dalam menjunjung kejujuran, profesionalisme, serta konsisten menolak praktik penyimpangan selama menjalankan tugas.

Ketiga nominator tersebut adalah Kombes Pol. Muhammad Arsal Sahban, Kombes Pol. Norul Hidayat, dan Kombes Pol. Yimmy Kurniawan. Mereka dipilih Dewan Pakar melalui proses seleksi berjenjang berdasarkan rekam jejak pengabdian, integritas, dan dampak positif yang diberikan kepada institusi maupun masyarakat. 

Kombes Pol. Muhammad Arsal Sahban dikenal saat memimpin Polres Lumajang dengan membentuk Tim Cobra untuk memberantas begal, pencurian, hingga peredaran narkoba. Di bawah kepemimpinannya, angka kriminalitas di Lumajang turun signifikan dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 88,46 persen. Ia juga dikenal sebagai sosok yang tegas dan tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

Sementara itu, Kombes Pol. Norul Hidayat yang kini menjabat Kepala SPN Polda Bangka Belitung dikenal sebagai pemimpin yang menanamkan budaya antigratifikasi, transparansi anggaran, serta penolakan terhadap segala bentuk pungutan liar di lingkungan pendidikan kepolisian. Kesederhanaannya juga menjadi teladan, bahkan saat bertugas di SPN ia kerap turun langsung berkebun bersama personel dan siswa. 

Adapun Kombes Pol. Yimmy Kurniawan merupakan peraih Adhi Makayasa yang dikenal memiliki integritas tinggi, rendah hati, dan profesional sepanjang kariernya. Rekan-rekannya menilai Yimmy tidak pernah mengejar jabatan, melainkan selalu berfokus memberikan kinerja terbaik dalam setiap penugasan yang diemban. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kategori Polisi Berintegritas merupakan bentuk apresiasi kepada anggota Polri yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui kejujuran, profesionalisme, dan keteladanan dalam menjalankan tugas.

“Integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ketiga nominator ini menunjukkan bahwa kejujuran, profesionalisme, dan keberanian menegakkan aturan harus menjadi budaya kerja setiap anggota Polri. Melalui Hoegeng Awards, kami ingin menghadirkan lebih banyak teladan yang dapat menginspirasi seluruh personel untuk terus menjaga marwah institusi dan memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Jumat (31/7).

Kategori Polisi Berintegritas pada Hoegeng Awards 2026 diberikan kepada anggota Polri yang menunjukkan sikap jujur, profesional, antigratifikasi, memiliki kewajaran harta, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial.

Mengupload: 114117 dari 114117 byte diupload.

 JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) tertanggal 31 Juli 2026, yakni ST/1584/VII/KEP./2026 sebanyak 119 personel dan ST/1585/VII/KEP./2026 sebanyak 27 personel.


Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta optimalisasi pelaksanaan tugas.


"Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal," ujar Irjen Pol Johnny Edison Isir, Jum'at (31/7).


Dari 146 personel yang dimutasi, sebanyak 105 personel mendapatkan promosi atau flat. Rinciannya, satu personel menduduki jabatan PJU Mabes Polri, yakni Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., yang diangkat sebagai Kadivhubinter Polri.


Selanjutnya, terdapat 4 personel yang mendapatkan promosi jabatan IB/Irjen Pol, 24 personel promosi jabatan IIA/Brigjen Pol, 48 personel promosi jabatan IIB/Kombes Pol, 1 personel promosi jabatan IIB/Kapolrestabes/Tro/Ta, 12 personel promosi jabatan IIIA1/AKBP, serta 11 personel promosi jabatan IIIA2/Kapolres.


Dalam mutasi kali ini, terdapat pula 4 personel Polisi Wanita (Polwan) yang mendapatkan promosi, yakni Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. sebagai Wadirbinmas Polda Sumsel, AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. sebagai Kapolres Padang Pariyaman Polda Sumbar, serta AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A. sebagai Kapolres Purworejo Polda Jateng.


Selain promosi dan flat, mutasi juga mencakup 6 personel selesai pendidikan, 1 personel berangkat pendidikan, 7 personel kukuh, serta 23 personel yang memasuki masa pensiun.


Kadivhumas menegaskan, setiap personel yang mendapat amanah dalam jabatan baru diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.


"Kami berharap seluruh personel yang mendapatkan amanah dalam jabatan baru dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tuturnya.

Mengupload: 743247 dari 743247 byte diupload.

 SURABAYA,– Polda Jawa Timur bersama Polres jajarannya terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengungkapan kasus tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).


Sepanjang periode Juli 2026, jajaran Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres jajaran berhasil mengungkap 178 kasus dengan mengamankan 206 tersangka. 


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja terpadu Ditreskrimum Polda Jatim bersama seluruh Polres jajaran dalam memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.


Menurut Kombes Pol Abast, pengungkapan kasus 3C ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Jatim dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui pembentukan Satgas Unit Reaksi Cepat (URC) di tingkat Polda maupun 39 Polres jajaran.


"Tujuan kami jelas, yakni menangkap pelaku pencurian yang meresahkan masyarakat, membongkar jaringan maupun sindikat kejahatan, menekan angka kriminalitas, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur," tegas Kombes Abast saat konferensi pers di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (31/7/2026).


Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing menjelaskan bahwa mulai Juli 2026, Polda Jatim akan menyampaikan perkembangan pengungkapan kasus 3C secara rutin setiap bulan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.


"Kami akan selalu menyampaikan kepada masyarakat perkembangan pengungkapan kasus 3C setiap bulan. Harapan kami tentu angka kejahatan curas, curat, dan curanmor di Jawa Timur terus mengalami penurunan," ujar Kombes Roy.


Ia menjelaskan, hasil ungkap kasus selama Juli 2026 oleh jajaran Polda Jatim meliputi 98 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 29 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan 51 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


"Adapaun 206 tersangka yang kami amankan terdiri dari 199 laki-laki dan 7 perempuan," terang Kombes Roy.


Selain mengamankan para pelaku, Polisi juga menyita berbagai barang bukti, di antaranya uang tunai sebesar Rp 29.465.500, 7 unit kendaraan roda empat, 104 unit sepeda motor, 7 unit barang elektronik, 5,85 gram emas, 41 kunci letter T, 7 bilah senjata tajam, 1 pucuk senjata api, serta sejumlah hewan ternak berupa 3 ekor sapi, 1 ekor kambing, 78 ekor bebek, dan 10 ekor ayam hasil pengungkapan di beberapa wilayah jajaran.


"Para tersangka dijerat dengan Pasal 476, Pasal 477, dan Pasal 479 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara," ungkap Kombes Roy.


Berdasarkan hasil evaluasi selama Juli 2026, pengungkapan kasus terbanyak dilakukan oleh Polrestabes Surabaya, disusul Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Polres Malang. 


Hal tersebut menunjukkan efektivitas keberadaan Tim URC yang telah dibentuk di Ditreskrimum Polda Jatim maupun seluruh Polres jajaran.


"Kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara konsisten terhadap seluruh pelaku kejahatan 3C. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Kami akan bertindak tegas agar memberikan efek jera," tegas Roy.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman.


"Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat. Apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan kepolisian 24 jam melalui Call Center 110,"pungkas Kombes Roy. (*)


 SURABAYA - Polda Jawa Timur mengembalikan secara simbolis satu unit mobil dan dua unit sepeda motor kepada pemiliknya setelah berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 


Seluruh kendaraan berhasil diamankan tim kepolisian dalam waktu singkat dan dikembalikan kepada para korban setelah melalui proses penyidikan.


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, keberhasilan menemukan dan mengembalikan kendaraan milik korban merupakan hasil kerja cepat Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.


“Polda Jawa Timur berkomitmen tidak hanya mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga berupaya semaksimal mungkin mengembalikan barang milik korban setelah proses penyidikan dinyatakan selesai," kata Kombes Pol Abast saat konferensi pers di Gedung Mahameru Polda Jatim, Jumat (30/7/2026).


Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, bahwa pengembalian kendaraan barang bukti curanmor tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kembali memperoleh haknya.


Kombes Pol Abast juga menegaskan, pemberantasan curanmor akan terus menjadi perhatian Polda Jatim. Karena itu, masyarakat diimbau segera melapor apabila menjadi korban tindak pidana baik dengan datang langsung maupun melalui Call Center 110 bebas pulsa, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.


“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional. Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan pengamanan tambahan pada kendaraan guna mencegah terjadinya pencurian,” tambah Kombes Abast.


Sementara itu, seorang korban Sri Pujiana, warga Kabupaten Jombang, mengaku terharu setelah sepeda motor Honda Beat Street miliknya yang hilang berhasil ditemukan hanya dalam waktu sehari oleh Polisi.


“Saya benar-benar tidak menyangka motor saya bisa ditemukan secepat ini. Terima kasih kepada Polda Jatim yang sudah bekerja cepat hingga motor saya kembali,” kata Sri.


Apresiasi serupa disampaikan Samsul Arifin, warga Turen, Kabupaten Malang. Ia kehilangan sepeda motor Honda Beat tahun 2022 berwarna abu-abu yang diparkir di depan rumah pada malam hari.


Tak sampai sehari setelah laporan dibuat, petugas menghubunginya dan menyampaikan bahwa kendaraan tersebut berhasil ditemukan.


“Saya sangat bersyukur. Hanya dalam satu hari motor saya berhasil ditemukan dan dikembalikan. Terima kasih kepada Polda Jatim atas kerja cepatnya,” ujarnya.


Begitu pula Hartilinda Fikriyah, warga Gempol, Kabupaten Pasuruan, menerima kembali mobil Daihatsu Grand Max tahun 2017 warna abu-abu miliknya yang sempat hilang setelah disewa seseorang.


Menurut Hartilinda, setelah ia melaporkan kejadian tersebut, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim langsung bergerak dan mobil tersebut berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari satu hari.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Jatanras Polda Jatim yang bergerak sangat cepat. Tidak sampai sehari mobil saya sudah ditemukan dan kini dapat kembali saya gunakan,” tutur Hartilinda. (*)

Jakarta – Polri bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan pada 28 Juli 2026 terkait antisipasi fenomena El Nino, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Kamis (30/7), di Ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Mabes Polri.

Rapat dihadiri pejabat utama Mabes Polri, seluruh Kapolda dan Wakapolda dari wilayah rawan Karhutla secara virtual, serta kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, dan Basarnas. Forum tersebut menjadi langkah konsolidasi nasional untuk menyatukan strategi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, Polri memperkuat langkah mitigasi sejak tahap prabencana melalui pendekatan pencegahan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan kesiapsiagaan personel. Seluruh jajaran diperintahkan memperbarui pemetaan wilayah rawan Karhutla, memverifikasi hotspot di lapangan, memperkuat early warning system, serta mengoptimalkan patroli terpadu bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Polri juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa melakukan pendataan langsung terhadap kondisi masyarakat di wilayah rawan, meliputi ketersediaan sumber air, potensi kekeringan, kondisi lahan pertanian, hingga kebutuhan bantuan sosial adaptif apabila dampak El Nino meningkat.

Upaya tersebut diperkuat dengan pemanfaatan command center yang telah terintegrasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memantau hotspot secara real time. Penggunaan drone, CCTV di pos-pos pantau, serta sistem informasi kebakaran menjadi bagian dari penguatan deteksi dini sehingga setiap potensi kebakaran dapat segera diverifikasi dan ditangani sebelum meluas.

Di lapangan, Polri telah menggelar 151 apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat Polda, 180 kegiatan kesiapan aksi, serta 2.850 kegiatan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas bersama Babinsa. Selain itu, telah dilaksanakan lebih dari 168.500 patroli terpadu darat dan perairan di wilayah rawan Karhutla sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kebakaran.

Kesiapan personel juga terus diperkuat. Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dan 23.360 personel Brimob untuk mendukung operasi penanganan Karhutla, disertai penerapan sistem rayonisasi antar-Polres dan antar-Polda agar dukungan personel maupun peralatan dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi.

Dalam aspek penegakan hukum, Polri terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembakaran lahan. Hingga Juni 2026 tercatat 118 penyelidikan, 30 penyidikan, dan 115 tersangka telah diproses. Penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga pihak yang memerintahkan, membiayai, atau memperoleh keuntungan dari pembakaran hutan dan lahan, termasuk korporasi yang terbukti melanggar ketentuan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rapat tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menerjemahkan arahan Presiden menjadi langkah operasional yang terukur dan terintegrasi.

“Arahan Bapak Presiden menjadi pedoman bagi Polri untuk memperkuat mitigasi sejak dini. Seluruh jajaran telah bergerak melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampak El Nino terhadap masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Ia menambahkan bahwa Polri akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap kebijakan yang telah diarahkan Presiden dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan, mulai dari pencegahan, penanganan saat terjadi kebakaran, penegakan hukum, hingga pemulihan pascabencana.

Melalui konsolidasi nasional ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pencegahan sebagai strategi utama dalam menghadapi El Nino dan Karhutla, guna melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.