TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
‹
›
Shooting
Pilihan Pembaca
Racing
Postingan Populer
News
BONDOWOSO – Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menyerahkan bantuan sumur bor di Masjid Nurul Hasan RT 22 RW 06, Kelurahan Sekar Putih, Kecamatan Bondowoso, Jum'at (19/06/ 2026).
Bantuan tersebut disambut antusias oleh takmir masjid dan warga sekitar. Dengan adanya sumur bor ini, aktivitas ibadah dipastikan tidak lagi terganggu.
Pasalnya, setiap musim kemarau Masjid Nurul Hasan kerap mengalami kesulitan air bersih untuk wudhu dan kebutuhan MCK.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres. Sumur bor ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama saat kemarau panjang.Warga sekitar yang membutuhkan air juga kami persilakan memanfaatkan,” kata Ustadz Akhmadi.S.PDi, pengurus Masjid Nurul Hasan.
Sementara itu Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sarana ibadah dan kebutuhan dasar masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas. Kami juga ingin menjadi solusi saat masyarakat menghadapi kesulitan. Semoga sumur bor ini berkah, bermanfaat untuk masjid dan warga Sekar Putih,” ungkap AKBP Aryo.
Pantauan di lokasi, sumur bor tersebut kini sudah bisa digunakan. Warga berharap program sosial dari Polres Bondowoso Polda Jatim terus berlanjut menyasar kebutuhan riil masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian bakti sosial Polres Bondowoso Polda Jatim dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus sebagai kado semangat Polri Presisi untuk Masyarakat. (*)
LUMAJANG – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Polda Jatim menggelar aksi sosial kemasyarakatan berupa kegiatan bakti religi secara serentak di sejumlah tempat ibadah.
Salah satu titik fokus aksi ini berlangsung di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang pada Jumat (19/6).
Puluhan personel Polres Lumajang Polda Jatim diterjunkan untuk bahu-membahu bersama pengurus pura dan masyarakat setempat membersihkan area utama persembahyangan serta halaman luar.
Tak hanya itu, Polres Lumajang Polda Jatim juga menyerahkan bantuan sarana alat-alat kebersihan kepada pihak pengelola tempat ibadah.
Kapolres Lumajang melalui Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, S.H., menerangkan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Ipda Suprapto menyebut kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga.
"Kami ingin memastikan bahwa dalam menyambut Hari Bhayangkara ini, semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Lumajang tetap terjaga dengan baik," ujar Ipda Suprapto.
Ia menambahkan, pemilihan Pura Mandara Giri Semeru Agung didasari oleh nilai historis dan sosiologis tempat tersebut. Selama ini, Lumajang dikenal sebagai daerah yang memiliki harmoni sosial yang sangat kuat.
"Pura Mandara Giri Semeru Agung bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kerukunan yang kuat di Lumajang," ungkap Ipda Suprapto.
Melalui aksi gotong royong ini, ia berharap sinergitas antara kepolisian, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin kokoh guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Aksi simpatik ini mendapat respons positif dari pihak pengelola Pura Mandara Giri Semeru Agung. Mereka menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran jajaran kepolisian.
Sebagai informasi, gerakan bhakti religi ini tidak hanya berpusat di pura tersebut. Di waktu yang bersamaan, Polres Lumajang juga menyebar anggotanya untuk melakukan aksi serupa di berbagai rumah ibadah lain di wilayah hukum Lumajang, meliputi masjid, gereja, hingga Klenteng. (*)
Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden RI Ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kabupten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (20/6/2026).
Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang.
Dalam ziarah tersebut, Sigit datang mengenakan peci. Kemudian, Sigit juga langsung mendoakan serta menaburkan bunga ke makam mantan Presiden tersebut.
Kapolri sendiri disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Machfudz (Gus Kikin). Kemudian dilanjutkan menerima pengalungan Surban.
Untuk diketahui, Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 Republik Indonesia dari tanggal 20 Oktober 1999 sampai 23 Juli 2001.
Presiden Gus Dur melanjutkan agenda reformasi dengan mendorong profesionalisme militer dan supremasi sipil dalam Pemerintahan.
Dalam masa kepemimpinannya, pemisahannantara TNI dan Polri dikukuhkan secara konstitusional melalui TAP MPR No. VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI
dan Polri, dan TAP MPR No. VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.
KH. Abdurrahman Wahid dikenang sebagai “Bapak Pluralisme” karena gigih dalam memperjuangkan pluralisme dan toleransi antar-etnis di Indonesia.
TANJUNG PERAK – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim melalui berbagai langkah nyata di tengah masyarakat.
Salah satunya dengan mendampingi sekaligus menyalurkan bantuan sarana pertanian kepada Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.
Kegiatan tersebut melibatkan personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir Surabaya.
Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan peralatan yang disalurkan meliputi satu unit alat penyemprot hama manual, satu unit mesin penyedot air (alkon), satu selang spiral, serta satu selang air berukuran tiga inci dengan panjang 100 meter.
Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu para petani dalam merawat tanaman jagung secara lebih efektif, terutama dalam memenuhi kebutuhan irigasi dan pengendalian hama saat musim kemarau yang berpotensi memengaruhi hasil panen.
"Melalui dukungan sarana pertanian ini, kami berharap para petani dapat bekerja lebih optimal sehingga produktivitas tanaman jagung meningkat," ujar Iptu Suroto, Jumat (19/6/2026).
Ia mengatakan, kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Iptu Suroto menambahkan, pendampingan kepada kelompok tani tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata.
Personel penggerak ketahanan pangan bersama PPL akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan guna memastikan pemanfaatan bantuan berjalan maksimal.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan petani dalam mengelola lahan pertanian sekaligus meningkatkan hasil produksi sebagai kontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kota Surabaya.
Sinergi antara Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polsek Kenjeran, Dinas Pertanian Kota Surabaya, Penyuluh Pertanian Lapangan, serta Kelompok Tani Nandur Makmur menjadi bukti bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama seluruh elemen. (*)
MALANG – Polres Malang Polda Jatim mengamankan dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) saat kegiatan penyekatan pengamanan malam 1 Suro dan pengesahan warga baru salah satu perguruan pencak silat di Kabupaten Malang.
Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Malang Polda Jatim.
Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial MAR (20), warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dan RK (19), warga Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang sedang menempuh pendidikan di Malang.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan penangkapan dilakukan saat petugas menggelar penyekatan di Simpang Garuda, Karanglo, Kecamatan Singosari, pada Rabu (17/6/2026) dini hari.
Penyekatan dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Sumberpucung, Lawang, Pakis, Dau, hingga Singosari, untuk mengantisipasi pergerakan massa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Ketika dilakukan pemeriksaan kendaraan dan badan, kami mendapati dua warga masyarakat membawa senjata tajam. Keduanya kemudian kami lakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku," ujar AKBP Taat, Jumat (19/6/2026).
Selain mengamankan dua tersangka, Polisi juga menindak delapan sepeda motor yang kedapatan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan saat berupaya menerobos penyekatan.
AKBP Taat menyebut penindakan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Malang dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian kegiatan malam 1 Suro.
"Ini menjadi wujud komitmen kami untuk senantiasa memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas," tegasnya. (*)
SURABAYA - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Timur melalui Direktorat Lalu Lintas menggelar kegiatan bakti sosial dan bakti religi yang berlangsung di dua lokasi berbeda di Kota Surabaya, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara.
Lokasi pertama dipusatkan di TPS 9 Jambangan Surabaya, di mana para personel turut berbaur bersama petugas kebersihan melaksanakan kegiatan daur ulang sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan edukasi pengelolaan sampah.
Usai kegiatan bakti sosial, rombongan melanjutkan agenda bakti religi di Masjid Al-Hidayah.
Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas bersama-sama membersihkan area masjid, mulai dari halaman hingga bagian dalam tempat ibadah guna menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat yang beribadah.
Sebagai bagian dari kepedulian sosial, Ditlantas Polda Jatim juga menyerahkan bantuan bingkisan sembako juga kepada petugas TPS dan pengurus atau takmir Masjid Al-Hidayah.
Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan implementasi semangat Polri Presisi yang terus hadir di tengah masyarakat.
"Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung," ujar Kombes Iwan.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti religi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
"Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri, khususnya Ditlantas Polda Jatim, tidak hanya berkaitan dengan pelayanan di bidang lalu lintas, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat,” kata Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Ia menambahkan bahwa momentum Hari Bhayangkara menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai penguatan pengabdian. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan solidaritas, memperkuat rasa empati, dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” pungkasnya. (*)
JEMBER – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Jember Polda Jatim menggelar berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.
Kali ini melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polres Jember berbagi paket sembako kepada komunitas ojek online (Ojol).
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata mengatakan ada 100 paket sembako yang dibagikan sebagai bentuk kepeduliannya kepada para pengemudi Ojol dalam menyambut Hari Bhayangkara ke -80.
AKP Bagas menyebut, komunitas Ojol di Jember selama ini telah menjadi bagian dari mitra Polri dalam menjaga Kamtibmas serta pelopor tertib lalu lintas.
"Rekan - rekan ojol adalah mitra kami dalam menjaga Kamtibmas dan pelopor tertib berlalu lintas,"ungkap AKP Bagas, Kamis (18/6/2026).
Kogiatan sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam hal ini Polres Jember Polda Jatim senantiasa hadir, dekat dan peduli terhadap kebutuhan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi Ojol.
"Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan membantu sedikit meringankan beban rekan - rekan Ojol," ungkap AKP Bagas.
Melalui kegiatan sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini pula, AKP Bagas berharap hubungan yang erat antara Polri dan masyarakat tetap terjaga, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Polri untuk Masyarakat” tidak hanya menjadi slogan, tetapi kami akan terus berupaya mewujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," pungkas AKP Bagas. (*)
Langganan:
Postingan (Atom)