TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
Shooting
Pilihan Pembaca
Racing
Postingan Populer
News
PONOROGO – Komitmen memberantas penyakit masyarakat kembali
ditunjukkan Satreskrim Polres Ponorogo, Polda Jatim.
Kali ini Tiga lokasi yang diduga menjadi arena perjudian sabung
ayam dan dadu di wilayah hukum Polres Ponorogo dibubarkan dalam operasi cepat,
Minggu (12/4/2026).
Penindakan ini merupakan respons atas laporan masyarakat yang
resah dengan maraknya praktik perjudian.
Tiga titik yang disasar berada di Desa Serangan, Kecamatan
Sukorejo, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, serta Desa Wringinanom, Kecamatan
Sambit.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengungkapkan
bahwa pihaknya langsung bergerak begitu menerima informasi. Namun, upaya
penindakan tidak berjalan mudah.
“Sepanjang akses menuju lokasi yang hanya satu jalur, diduga sudah
dipantau oleh oknum masyarakat. Mereka bertugas mengawasi dan memberi
peringatan jika ada petugas datang,” ujarnya di Mapolres Ponorogo, Senin
(13/4/26).
Alhasil, saat petugas gabungan dari Polres Ponorogo dan Polsek
jajarannya tiba di lokasi, para pelaku perjudian telah lebih dulu kabur
meninggalkan arena.
Meski demikian, Polisi tidak tinggal diam. Berbagai fasilitas yang
diduga digunakan sebagai sarana perjudian langsung dimusnahkan di tempat.
“Tindakan yang kami lakukan adalah merobohkan, membongkar, hingga
membakar alat-alat yang ditinggalkan di lokasi. Ini sebagai bentuk komitmen
kami memberantas perjudian,” tegas AKP Imam.
Tak hanya penindakan, Polisi juga memberikan edukasi kepada warga
sekitar agar tidak terlibat dalam praktik perjudian, serta mendorong
partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.
Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo,
menekankan pentingnya kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Menurutnya, praktik perjudian ini diduga melibatkan berbagai
kalangan, baik tua maupun muda.
“Perlu edukasi yang intens agar masyarakat sadar hukum. Karena
setiap kali petugas datang, pergerakan kami sudah lebih dulu terpantau,” ungkap
AKBP Andin.
Kapolres Ponoroho juga memastikan bahwa pemantauan akan terus
dilakukan dengan melibatkan masyarakat yang peduli terhadap keamanan
lingkungan.
“Jika ada informasi lagi, tim akan bergerak cepat untuk melakukan
penindakan,” pungkasnya.
BONDOWOSO - Keseriusan Polres Bondowoso Polda Jawa Timur dalam
menjaga hak masyarakat kembali ditunjukkan melalui pengawasan langsung
distribusi LPG bersubsidi.
Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan, pengawasan
dengan melibatkan instansi terkait itu demi memastikan tidak ada celah bagi
praktik pihak yang tidak bertanggung jawab hingga merugikan masyarakat.
"Kami akan terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran
LPG 3 Kg guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok
masyarakat," tegas AKBP Aryo, Senin ( 13/4/26).
Seperti diketahui, melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim),
Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemantauan dibeberapa agen LPG.
Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Wawan Triono,
didampingi Kanit Pidsus Ipda Bayu Aji Wicaksono melibatkan petugas dari dinas
terkait itu mengecek langsung proses distribusi hingga pemasaran.
"Sesuai perintah pimpinan, kami bersama intansi dari Pemda
Kabupaten Bondowoso terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg,
" kata Iptu Wawan Triono di salah satu agen LPG.
Ia menerangkan, pengawasan langsung proses distribusi hingga
pemasaran ini untuk memastikan berjalan sesuai ketentuan.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran
berlangsung lancar, aman, serta sesuai dengan aturan yang berlaku,"
tegasnya.
Iptu Wawan Triono juga menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan
mencegah adanya penimbunan maupun penyalahgunaan.
"Kami ingin memastikan bahwa LPG bersubsidi harus benar benar
diterima oleh masyarakat yang berhak," ujar Iptu Wawan.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama
antara Polres Bondowoso Polda Jatim dan pemerintah daerah dalam menjaga
ketertiban ekonomi serta menjamin ketersediaan bahan pokok di tengah
masyarakat.
"Pengawasan rutin diharapkan mampu mencegah potensi
kelangkaan sejak dini," pungkas Iptu Wawan.
Kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional Brimob Xtreme
2026 resmi ditutup Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat pada Minggu
(12/4/2026) di Lapangan Tembak Presisi Hoegeng Iman Santoso, Mako Korbrimob
Polri, Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung
selama enam hari, sejak 7 hingga 12 April 2026 ini, sukses menjadi panggung
kompetitif bagi para atlet menembak dari dalam dan luar negeri.
Diselenggarakan oleh Korbrimob Polri dalam rangka memperingati
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, kejuaraan ini mengusung tema
“Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, yang merefleksikan nilai
keberanian, ketelitian, dan profesionalisme dalam menghadapi situasi ekstrem.
Ajang ini mempertandingkan sejumlah divisi bergengsi, di antaranya
IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III dan PCC
Optic Level II, serta berbagai divisi lainnya yang melibatkan peserta dari
kalangan TNI, Polri, hingga masyarakat sipil. Tidak hanya itu, kejuaraan ini
juga diikuti oleh peserta internasional dari beberapa negara sahabat seperti
Malaysia, China, dan Korea Selatan.
Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi peserta sebanyak 475
penembak dari berbagai instansi dan klub menembak. Para peserta diuji melalui
20 stage menantang yang dirancang sesuai standar internasional IPSC,
menitikberatkan pada aspek kecepatan, akurasi, ketangkasan, kekuatan fisik,
serta ketahanan mental.
Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan
aman, tertib, dan lancar. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu
kemampuan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan disiplin, serta
penanaman nilai sportivitas bagi seluruh peserta.
Keberhasilan penyelenggaraan Brimob Xtreme 2026 turut memperkuat
citra Korps Brimob Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan
berdaya saing global. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis
dalam mempererat hubungan antara aparat keamanan, atlet menembak, dan
masyarakat umum, sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga menembak
Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, diharapkan
semangat kompetisi, solidaritas, dan nilai-nilai kejuangan yang terbangun
selama kejuaraan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi pengembangan
olahraga menembak di masa mendatang.
Adapun perolehan hasil juara dari 16 divisi, sebagai berikut:
- Handgun Revolver - Overall
1. Ciciota, Surbakti (INA)
2. Muh. Alfath Yasin, DK (INA)
3. Tukiman (INA)
- Handgun Classic - Overall
1. Daniel, Lee (INA)
2. Aziz, Fernanda (INA)
3. Agus, Sutrisno (INA)
- Handgun Production - Lady
1. Missy, Binti Jaafar (MAS)
2. Azlina, Binti Azizan (MAS)
3. Zurieaty, Binti Mohamad (MAS)
- Handgun Production - Junior
1. Krisna Abiyu Arma, Putra (INA)
2. Muhammad Owen Zainal, Rahadiansyah (INA)
3. Dafa Renaldy, Saputra (INA)
- Handgun Production - Overall
1. Vincentius, Djajadiningrat (INA)
2. Makruf, Handoko (INA)
3. Muhammad Sahrulloh, Bin Syahrizal (MAS)
- Handgun Production Optics - Overall
1. Muhammad Awaludin, Ilham (INA)
2. Sultan Omar, Ali (INA)
3. Li, Jiayun (CHN)
- Handgun Standard - Junior
1. Yudistira Aulia, Lutfie (INA)
2. Dennis Muhammad Putra, Budiman (INA)
3. Naufal Randi, Adhitya (INA)
- Handgun Standard - Overall
1. Hans Christian PT, Manihuruk (INA)
2. Khalil Gibran M, Harahap (INA)
3. Rama, Tribudiman (INA)
- Handgun Optics - Overall
1. Prabu Rakyan Raka, Nalyndra (INA)
2. Muh. Syafi Malik ABD, Aziz (INA)
3. Roy, Harianto (INA)
- Handgun Open - Junior
1. Athala Mohan, Ussuri (INA)
2. Ayra Mabelle, Ussuri (INA)
3. Ardhito Geraldy, Sitinjak (INA)
- Handgun Open - Overall
1. Nico, Santoso (INA)
2. Fitri Rahman, Bin Sumpa (MAS)
3. Sarah Ayu, Tamalea (INA)
- PCC PC Optics - Overall
1. Daniel, Loekman (INA)
2. Muhammad Araf, Habibi (INA)
3. Nadif Janitra, Airlangga (INA)
- Non PCC Putra - Overall_
1. Alvin Nasution, (PCC) (INA)
2. Krisdiyanto, (PCC) (INA)
3. Khintesa Nur Wibowo, (PCC) (INA)
- Non PCC Putri - Overall
1. Eunike Jhon, (PCC) (INA)
2. Dinda Charelina Tahir Saputri, (PCC) (INA)
3. Lorenia Permata Runtuwene, (PCC) (INA)
- Non Pistol Putra - Overall
1. Yusuf Abdul, Syukron (INA)
2. Ilham Dwi, Shandya (INA)
3. Nederlan, Hulopi (INA)
- Non Pistol Putri - Overall
1. Diah, Ayuningrum (INA)
2. Vereena Shaneisha, Putri (INA)
3. Lucky, Juane (INA)
TANJUNGPERAK - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Polres Pelabuhan
Tanjungperak Polda Jatim menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon)
skala besar pada Sabtu (12/4/2026) malam hingga dini hari.
Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi
gangguan keamanan, aksi kriminalitas, hingga balap liar dan tawuran remaja.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ren Polres
Pelabuhan Tanjungperak, Kompol Francoise Helena .B. Mantiri.
Petugas menyisir berbagai titik vital dan jalur yang dianggap
rawan di wilayah hukum Tanjung Perak.
Personel gabungan bergerak mulai dari Mapolres Pelabuhan
Tanjungperak di Jl. Perak Timur, kemudian melintasi rute-rute strategis di
antaranya Pos Lantas Jalan Jakarta, Jalan Rajawali, pusat keramaian masyarakat
di Kya-Kya Jalan Kembang Jepun, kawasan
Sidotopo hingga Kenjeran.
Selain itu, petugas gabungan juga melakukan patroli di Pos Pol
Suramadu.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengatakan
bahwa seluruh rangkaian patroli berjalan dengan lancar tanpa ada kendala
berarti.
"Patroli Stasioner Cipkon ini bertujuan untuk memastikan
situasi Kamtibmas tetap terkendali. Kami fokus pada pencegahan gangguan nyata
di lapangan agar masyarakat yang beraktivitas di malam hari merasa
tenang," ujar Iptu Suroto, Minggu (12/4/2026).
Selain itu, wilayah-wilayah yang selama ini disinyalir rawan aksi
gangster dan kenakalan remaja terpantau aman dan kondusif.
Hingga patroli berakhir, dilaporkan tidak ada kejadian menonjol
yang mengganggu ketenangan warga.
"Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi
3C maupun gangguan dari kelompok pemuda atau gangster. Wilayah hukum Polres
Pelabuhan Tanjung Perak terpantau aman, kondusif, dan tertib," tambah Iptu
Suroto.
Upaya peningkatan patroli di malam minggu ini merupakan komitmen
berkelanjutan dari Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam memberikan
perlindungan maksimal kepada masyarakat, sekaligus menutup ruang gerak bagi
para pelaku tindak kejahatan di wilayah pelabuhan dan sekitarnya.
Jakarta Barat – Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri melalui Den
K-9 turut ambil bagian dalam kegiatan Pet Adventure Wonderland yang digelar di
Nusantara International Exhibition (NICE), PIK, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB tersebut
menghadirkan personel Polisi Satwa bersama anjing pelacak (K-9) dan juga unsur
Turangga, sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya
pecinta satwa.
Sebanyak tujuh personel Den K-9 diterjunkan dalam kegiatan ini,
didukung dua unit kendaraan khusus (ransus) K-9 serta dua ekor anjing pelacak
bernama Dobben dan Jennifer.
Dalam kegiatan tersebut, Ditpolsatwa tidak hanya menampilkan
atraksi dan kemampuan satwa K-9, tetapi juga memberikan edukasi kepada
masyarakat mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polisi Satwa dalam
mendukung tugas kepolisian, seperti pelacakan, pengamanan, hingga pencarian dan
penyelamatan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama dari para pecinta
hewan yang memadati area kegiatan. Mereka tampak tertarik untuk berinteraksi
langsung sekaligus menggali informasi terkait peran penting satwa dalam
institusi Polri.
Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana
komunikasi dan pertukaran informasi antara Polri dan masyarakat, guna
meningkatkan pemahaman publik terhadap kinerja Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam
Polri.
Seluruh rangkaian kegiatan Pet Adventure Wonderland yang
melibatkan Satwa K-9 dan Turangga tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan
lancar.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kehadiran Polisi Satwa
semakin dikenal luas serta mampu mempererat hubungan antara Polri dan
masyarakat.
Jawa Barat, 6 April 2026 — Resmob Bareskrim Polri berhasil
menangkap AS dan TS alias Ki Bedil atas dugaan tindak pidana kepemilikan dan
peredaran senjata api serta bahan peledak ilegal.
Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin (6/4/2026) sekitar
pukul 15.45 WIB di sejumlah lokasi di wilayah Jawa Barat.
Operasi penindakan dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob, AKBP Harry
Azhar bersama personel Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri. Lokasi penangkapan
pertama berada di Warung Nasi Ampera, Jalan Raya Cipacing, Kabupaten Sumedang.
Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku
bernama AS yang diduga berperan sebagai perantara (broker) dalam jual beli
senjata api ilegal.
Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit
pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magazen, satu unit sampel senjata
laras panjang yang belum jadi, dua butir peluru kaliber 22, serta beberapa
barang lain seperti jaket hitam dan tas pancing.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap AS, tim kemudian
melakukan pengembangan dengan membagi personel menjadi dua kelompok. Tim
pertama bergerak ke kediaman pelaku di wilayah Rancaekek Kulon, Kabupaten
Bandung.
Di lokasi itu, polisi kembali menemukan berbagai jenis amunisi
dalam jumlah cukup banyak, mulai dari peluru berbagai kaliber, proyektil,
hingga peralatan seperti mata bor yang diduga digunakan dalam proses pembuatan
senjata.
Sementara itu, tim kedua melakukan pengembangan ke wilayah
Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung. Di sana, petugas berhasil mengamankan
terduga pelaku lain bernama TS yang diduga sebagai pembuat senjata api ilegal.
Dari tangan Tatang, polisi menyita empat buah popor senjata laras panjang serta
sejumlah alat yang digunakan untuk merakit senjata api.
Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Arsya Khadafi, menyatakan
bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya serius kepolisian dalam
memberantas peredaran senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan
dan ketertiban masyarakat.
“Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengamankan terduga
pelaku yang berperan sebagai penjual dan pembuat senjata api ilegal di wilayah
Jawa Barat. Pelaku TS di kenal di kalangan pencari senpi iligal sebagai Ki
Bedil, ahli buat senpi iligal dari jenis revolver, senapan dan pistol.
pembelinya kebanyakan pelaku street crime dan pemburu liar,” ucap Arsya.
Arsya Menyebut, aksi Ki Bedil sudah berlangsung selama 20 tahun.
“20 tahun beroperasi baru sekarang ditangkap” kata dia.
Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk
proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna
mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran
senjata api ilegal tersebut.
MOJOKERTO – Dalam upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menerima kunjungan silaturahmi Ketua dan Pengurus Persatuan Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto di Ruang Presisi Polres Mojokerto, Jumat (10/4/26).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 19 peserta, terdiri dari pejabat utama Polres Mojokerto serta para kepala desa (Kades) yang tergabung dalam PKD Kabupaten Mojokerto.
Kapolres Mojokerto menyampaikan Polres Mojokerto Polda Jatim akan terus berkomitmen untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan instansi lintas sektor termasuk para kepala desa.
Ia menekankan pentingnya masukan dari para Kades sebagai representasi masyarakat di tingkat bawah.
“Dengan tagline Polisi Mojokerto, Polisi Rakyat, kami ingin mengetahui potret riil Polri di mata masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan saran dan masukan dari para kepala desa,”ungkap AKBP Andi.
Ia juga menyinggung langkah penegakan hukum yang telah dilakukan terhadap oknum wartawan yang diduga melakukan praktik pemerasan.
Mantan Kapolres Batu itu berharap, para kepala desa dapat memberikan pandangan serta informasi terkait fenomena tersebut, mengingat para Kades kerap menjadi pihak yang terdampak.
Selain itu, Kapolres Mojokerto membuka ruang dialog bagi para Kades untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, termasuk kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di desa masing-masing.
Sementara itu, Ketua PKD Kabupaten Mojokerto, H. Miftachuddin, S.T., menyampaikan apresiasi atas undangan dan keterbukaan Polres Mojokerto Polda Jatim dalam menjalin komunikasi dengan para kepala desa.
Ia mengungkapkan bahwa peran Bhabinkamtibmas selama ini dinilai sangat aktif dan membantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah pedesaan.
“Terkait penertiban oknum wartawan maupun LSM yang meresahkan, kami sangat mendukung langkah tegas dari Polres Mojokerto. Banyak kepala desa yang mengalami intimidasi, sehingga menghambat jalannya program pembangunan,” jelasnya.
Ia juga berharap agar penegakan hukum terhadap oknum-oknum tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten, mengingat masih adanya tekanan dari pihak-pihak tertentu kepada kepala desa.
Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Mojokerto Polda Jatim khususnya dalam pengamanan Idul Fitri melalui pos pelayanan dan pengamanan, termasuk di rest area Cangar yang dinilai sangat membantu masyarakat.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan ramah tamah, mencerminkan terjalinnya komunikasi yang harmonis antara Polres Mojokerto dan PKD Kabupaten Mojokerto.
Diharapkan, sinergitas ini dapat terus terjaga guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mojokerto. (*)